SINJAI,linisiar.id – Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Sulawesi Selatan M Nurdin Abdullah karena telah membangun jalan warganya di Ambi Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat.
Bupati ASA menyampaikan hal itu saat Nurdin Abdullah (NA) mengunjungi khusus kampung terpencil di Sinjai itu pasca pembangunan jalan rampung sepanjang empat kilometer,
“Terima kasih Pak Gubernur, telah membangun jalan poros Ambi Desa Botolempangan yang mana jalan ini baru diaspal sejak Indonesia Merdeka,” kata ASA, saat menerima Gubernur Nurdin Abdullah, di Desa Botolempangan, Kamis (7/1/2021).
Dia berharap, agar tambahan pembangunan jalan untuk tahun ini dapat terlaksana sebagai lanjutan Poros Ambi ke Desa Bontokatute, Munte, Kecamatan Sinjai Borong.
Sebelumnya ada 10 kilometer jalan provinsi di Sinjai Barat ke Sinjai Borong yang tak pernah tersentuh jalan aspal dan tahun 2020 lalu rampung dikerja sepanjang empat kilometer.
ASA menyampaikan bahwa dengan rampungnya pembangunan jalan itu, maka akses ekonomi masyarakat bisa lancar, terutama akses hasil bumi.
Dan tersisa enam kilometer lagi yang belum dikerja dan rencananya tahun ini jalan tersebut akan dibangun.
Dalam kesempatan itu, Nurdin Abdullah mengaku bersyukur karena pembangunan jalan itu telah rampung meski baru empat kilometer.
“Tahun ini kita akan lanjutkan pembangunannya enam kilometer lagi dari total 10 kilometer,” kata mantan Bupati Bantaeng itu.
Dengan rampungnya pembangunan jalan itu, masyakarat Sinjai Barat khususnya di Ambi mudah mengangkut hasil buminya dan mempercepat perputaran perekonomian karena jalanan sudah bagus.
Namun yang terpenting kata Nurdin Abdullah bahwa hal yang perlu dijaga adalah kualitas jalan tersebut. Sebab menurutnya sayang jika kualitasnya rendah dan merugikan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Nurdin Abdullah juga banyak mendengarkan ungkapan rasa syukur dan harapan masyarakat setempat.
Seperti mengharapkan adanya bantuan sapi perah, bantuan bibit kopi. Petani mengungkap bahwa di daerah Ambi potensi kopi cukup bagus dan pengembangan sapi perah dinantikan warga karena dapat menghasilkan susu. (*)












