Hari Kedua di Makassar, Tim Verifikasi Kota Sehat Tingkat Nasional Kunjungi Rappocini

Hari kedua tim verifikasi untuk penilaian Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional mengunjungi Kantor Kecamatan Rappocini, Kamis (19/9/2019).

Tim verifikasi berjumlah dua orang dari Kementrian Kesehatan dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan penilaian ke beberapa lokasi khusus (lokus) di Makassar.

Anggota Tim Verifikasi LBS (Lingkungan Bersih dan Sehat) Tingkat Nasional Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Trisno Subarkah yang memimpin verifikasi lapangan, menyampaikan apa yang dilakukan hari ini untuk verifikasi lapangan dalam lokus tatanan perkantoran sehat untuk mencari kebenaran apa yang dituangkan dalam dokumen yang telah dikirimkan.

Trisno menyampaikan dokumen forum kota sehat yang sudah diusulkan ada 7 tatanan dan telah di verifikasi bulan Maret 2019 dan sudah dibedah bulan Juni dan sekarang melakukan verifikasi lapangan untuk klarifikasi hasil bedah dokumen.

“Ada beberapa dokumen dianggap belum ada ke masing masing OPD terkait, sehingga kita lakukan verifikasi lapangan,” katanya usai melihat program di Kecamatan Rappocini sebagai kecamatan yang dipilih dari 15 kecamatan di Makassar.

Dari hasil verifikasi lapangan ini akan kembali diberikan ke tim di pusat yang melakukan rapat pleno penilaian kota sehat menuju Swastisaba Wistara 2019.

“Ada di pusat tim pleno. Saya bawa hasil kegiatan dan verifikasi lapangan. Karena ada yang memang hitung-hitungannya menentukan,” sambungnya.

Dia menambahkan di Provinsi Sulsel ada 23 kabupaten kota di kecuali Luwu Timur yang mengikuti anugerah kota sehat. “Kalau Indonesia 165 kab/kota yang bersaing,” sambungnya.

Turut hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Makassar, dr. Naisyah Tun Azikin, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Makassar, dr. Ita Anwar, Sekcam Rappocini Ismail Abdullah, serta TP PKK se Kecamatan Rappocini.

Tim verifikasi nasional jadwalnya melakukan verifikasi selama dua hari, mulai 18 dan 19 September 2019.