Dukung Bantuan Modal Usaha Anir-Lutfi, Warga Pangkajene: Perempuan Pilih Perempuan

PANGKEP, Linisiar.id – Warga Kelurahan Bontopera, Kecamatan Pangkajene, menanti program bantuan pengembangan ekonomi Rp 10 juta per KK dari pasangan calon bupati dan wakil bupati Pangkep, Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi).

Salah satu warga, Kusniyah mengungkapkan, program ini bisa membuatnya punya kerjaan lagi. Selama ini, Kusniyah hanya mengurus rumah tangga.

“Bagus ini. Dari pada saya nganggur, tidur saja di rumah. Lebih baik buka usaha. Saya dukung nomor 4. Mudah-mudahan ibu Anir-Lutfi jadi bupati. Perempuan pilih perempuan,” kata Kusniyah di sela-sela pertemuan tatap muka dengan Anir, Sabtu (3/10/2020).

Cabup kelahiran Labakkang Pangkep ini pun menyetujuinya. “Emak-emak pilih emak-emak di?,” kata Anir tersenyum.

Ditanya apa usaha yang ingin digelutinya jika Anir-Lutfi memimpin Pangkep, dia menginginkan usaha dagang campuran, jualan kain dan jahitan.

“Mau ka jual-jual kain, semoga duduki bu biar kasihki modal,” katanya berharap.

Anir menanggapi, agar ibu-ibu di Kelurahan Bontopera memilihnya. Sehingga insentif modal usaha bisa diperoleh.

Anir-Lutfi bakal memberikan bantuan usaha modal, bentuknya bukan pinjaman tapi bantuan kepada masing-masing KK dan juga kepada pedagang kecil atau UMKM.

Paslon yang identik dengan warna oranye ini siap mengembangkan UMKM yang mandiri dengan pemberian dana stimulus sebesar Rp 5 Juta per tahun bagi 1.000 UMKM.

Selain itu, menciptakan wirausaha kaum muda dan milenial dengan workshop dan pendampingan; melakukan pemberdayaan pengusaha lokal melalui partisipasi dalam penyerapan APBD; penyediaan sarana Wi-FI untuk industri rumahan, membuat festival tahunan ekonomi kreatif; pemberian paket keluarga sejahtera pengembangan ekonomi senilai Rp 10 juta per KK.

“Untuk bantuan modal Rp 10 juta per KK itu kami beri bantuan. Jadi bapak-ibu hanya pertanggungjawabkan, tidak perlu dikembalikan. Nantinya juga ada balai keterampilan di tingkat kecamatan kerja sama dengan BUMDES. Di situ kita bantu keterampilan hingga pemasarannya,” jelas mantan anggota DPRD Sulsel ini.

Sementara Lutfi Hanafi, melanjutkan kampanyenya dengan menemui kelompok tani Bonto Tene, dan Bonto Tajjora.

Dalam kunjungan tersebut, kedua kelompok tani ini mengeluhkan ketersediaan pupuk yang sangat susah setiap tahunnya.

“Setiap tahun kami warga Bonte Tene yang notabenenya pekerjaan kami petani sangat kesulitan untuk mendapatkan pupuk.
Dan pupuk ini selalu langka setiap kami butuhkan, entah ada apa dengan pemerintah sehingga kami warga sangat disulitkan untuk mendapatkan pupuk,” ujar anggota Kelompok tani Bonto Tene, Hafid.

Ketua Kelompok Tani Bonto Tajjora, Pattola berharap besar agar pasangan Anir-Lutfi dapat membantu dan menjamin ketersediaan pupuk, khususnya petani demi melancarkan pertanian masyarakat.

Lutfi Hanafi langsung menanggapi keluhan masyarakat, terkait persoalan sulitnya pupuk saat dibutuhkan.

“Insyaallah saya bersama Andi Nirawati sudah komitmen untuk menjamin ketersediaan pupuk saat kami menjabat nanti. Insyaallah kami akan jamin masyarakat tidak akan kesulitan terkait pupuk lagi, dan kami akan adakan pupuk dengan kualitas terbaik dengan harga terjangkau,” ujar Lutfi. (*)