Dosen Unifa Diarahkan Buat Konten Pembelajaran Kreatif

Rektor Unifa, Muliyadi Hamid (tengah) bersama Ketua Yayasan Fajar Ujungpandang, Muh Ridwan Arief (kanan) serta Deputi Bidang Akademik dan Kerja Sama, Nur Khaerat Nur (kiri) saat meminta dosen membuat konten kreatif untuk perkuliahan dalam jaringan (daring), di ruang Serba Guna Unifa, Kamis (20/2/2020).

MAKASSAR, Linisiar.id  — Penerapan perkuliahan metode pembelajaran dengan sistem hybird (HyLS) mulai diterapkan Universitas Fajar (Unifa). Agar metode ini bisa gampang diterima mahasiswa dan menjadi daya tarik masyarakat umum, dosen-dosen Unifa diminta membuat konten pembelajaran kreatif.

Ketua Yayasan Pendidikan Fajar Ujungpandang, Muh Ridwan Arief menegaskan tranformasi kurikulum harus dilakukan. Dosen-dosen harus mampu membuat metode pembelajaran yang lebih kreatif dengan konten-konten menarik.

“Unifa harus adaptif dengan keadaan yang ada di luar kampus. Pimpinan lembaga harus banyak berinteraksi di luar kampus dan stakeholder. Unifa perlu melakukan tranformasi kurikulum dan harus didukung semua pihak.

Restrukturisasi kurikulum harus segera dilakukan termasuk metode pembelajaran yang lebih menarik,” jelas Ridwan dalam Rapat Dosen Unifa di Ruang Serba Guna Unifa, Kamis (20/2/2020).

Hal penting yang perlu dilakukan Unifa, lanjut Ridwan adalah menggunakan sumber daya yang ada untuk merespon kondisi di luar kampus. Termasuk dengan penerapan hybrid learning system (HyLS) atau sistem pembelajaran dalam jaringan (daring). Saat ini, kuliah online, merupakan keharusan sebuah kampus.

“Unifa yang telah memiliki HyLS adalah keunggulan sehingga pelaksanaannya tinggal menyelaraskan dengan sistem yang dimiliki kementerian pendidikan. Sekarang tinggal mendorong dosen untuk membuat kontennya jadi lebih menarik,” tambah Ridwan.

Tonton Video

Senada dengan imbauan ketua yayasan, Rektor Unifa, Muliyadi Hamid menekankan agar para dosen bisa melakukan transfer of knowledge dan membuat konten materi perkuliahan yang lebih kreatif demi mendukung kemajuan universitas.

“Kampus merdeka merupakan salah satu peraturan baru yang dikeluarkan oleh menteri pendidikan yang harus diikuti oleh lembaga pendidikan tinggi. Dengan melihat hal tersebut maka tupoksi dosen pun juga akan berubah. Salah satu yang paling utama dari perubahan ini adalah konten pembelajaran harus masuk di platform. Dan saat ini kami melakukan 4 transformasi yaitu disektor, paradigma, perilaku, akademik, tata kelola yg nantinya akan mendukung Unifa kedepannya,” tuturt Muliyadi.

Berbicara mengenai konten dan metode perkuliahan, rektor mengarahkan agar para dosen tetap optimis dan semangat dalam menyusun konten pembelajaran yang kreatif.

“Kami berharap dosen bisa membantu kami dalam mewujudkan kebijakan menteri pendidikan dan kita perbanyak sharing untuk pembuatan konten pembelajaran,” tandasnya. (*)

Baca juga: Gaet Maba, Unifa Tampilkan Karya Unggulan

Editor: Saddam Husain