Diserang Kubu Rival, Warga dan Tokoh Masyarakat Beri Dukungan ke Aska Mappe

BARRU, Linisiar – Di tengah kencangnya serangan isu miring dari kubu rivalnya, tidak membuat calon Wakil Bupati Barru, Aska Mappe patah semangat.

Aska Mappe tetap fokus bersosialisasi ke masyarakat. Begitupun dengan kegiatan blusukannya, tetap konsisten dijalankan seperti biasa.

Mantan Kapolsek Barru dan Tanete Riaja, mengatakan dirinya tetap ingin fokus mengoptimalkan masa kampanye Pilkada 2020 dengan mengisi aktivitas positif.

Ia tak ingin melakukan hal-hal yang dapat merugikan kubu lain. Apalagi sengaja menjelek-jelekkan dengan maksud dan tujuan tertentu.

Di kesempatan pertemuannya dengan para pendukungnya, Aska Mappe meminta kubu SS-AK agar tetap tenang dan tidak terpengaruh serangan menjatuhkan dari rivalnya dalam kontestasi Pilkada.

“Jangki terpangaruh sama kabar miring yang beredar tentang saya. Tidak benar itu. Mereka hanya mau menjatuhkan untuk tumbangkan SS-AK di Pilkada tapi dengan cara-cara tidak benar,” ujar mantan polisi peraih bintang nararia dan darmanusa ini, Rabu (11/11/2020).

Suami Harlina ini pun menyampaikan pesan sejuk agar momentum pesta demokrasi Pilkada tetap diindahkan oleh warga maupun simpatisan di kubu SS-AK.

“Harusnya kita jaga daerahta di momentum Pilkada ini, bukan justru sebaliknya. Tapi sudahlah itu hak mereka, kita tidak boleh terpancing,” ucap Aska Mappe.

“Bagi warga pilihki calon pemimpin terbaik di Barru. Jangan sampai terpengaruh dan menjatuhkan pada pilihan salah nantinya,” bebernya.

Kepada Aska, tokoh masyarakat Daccipong, Saenal menyatakan, dirinya beserta keluarga tetap memberi support atau dukungan penuh ke SS-AK di Pilkada.

Menurutnya, serangan yang dialamatkan ke pendamping petahana sama sekali tak mempengaruhi dukungannya ke SS-AK.

“Biar apa na bikin paslon lain tetap saya dukung SS-AK. Karena kita tahu pasangan 02 ini orang baik, bukan tipe calon pemimpin yang suka menyerang lawan seperti yang dilakukan paslon lain,” ungkapnya.

Senada yang diungkapkan warga Matajang, Basir. Ia mengungkapkan dukungannya bersama warga lain di wilayahnya terhadap pada pasangan SS-AK sudah bulat.

Adapun soal gerakan “menyerang” dari kubu Paslon lain, Basir menyebut itu bagian dari bentuk ketidakmampuannya untuk bersaing secara sehat.

“Kekuatan SS-AK di Pilkada membuat kubu Paslon lain ini kebingungan. Jadi mereka bikin cara-cara lain untuk melawan, tapi walaupun begitu kami tetap pada pilihan di SS-AK, tidak akan ke yang lain,” pungkas Basir.

Basir bersama warga lain pun memberi support kepada Aska Mappe untuk pantang menyerah, dan terus berjuang menangkan kontestasi Pilkada, demi mewujudkan Barru maju dan sejahtera.

Sekadar diketahui, kubu pasangan nomor 01 dan 03 melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Barru, Selasa (10/11/2020) kemarin.

Aksi demonstrasi itu dipimpin langsung calon wakil bupati nomor urut 01 Aksah Kasim. Dalam orasinya mereka menuntut KPU untuk mendiskualifikasi Aska Mappe dengan alasan berkas pencalonannya di Pilkada tidak lengkap.

Padahal, sebelumnya KPU sudah menetapkan jika berkas persyaratan Aska Mappe sudah lengkap dan dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), termasuk surat keputusan (SK) pemberhentian dari Polri yang dipersoalkan demonstran. (*)

———————