Didukung Kementerian PU, Pembangunan Stadion Sudiang Ditarget Rampung 2027

Proyek pembangunan Stadion Sudiang Sulawesi Selatan ditarget selesai 2027
Pembangunan Stadion Sudiang di Sulawesi Selatan terus dipercepat dengan dukungan Kementerian PU dan ditargetkan rampung pada 2027.
Bagikan

JAKARTA, LINISIAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong percepatan pembangunan Stadion Sudiang sebagai bagian dari penguatan infrastruktur olahraga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa pembangunan stadion menjadi wujud dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam memperkuat pembangunan infrastruktur strategis di Sulsel.

Hal tersebut disampaikan Andi Sudirman saat melakukan pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo di Jakarta, Rabu, 22 April 2026 dalam rangka memperkuat sinergi percepatan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan itu, selain membahas pembangunan stadion, Pemprov Sulsel juga mengajukan sejumlah usulan prioritas infrastruktur yang dinilai mendesak di berbagai wilayah.

“Pada kesempatan yang sama, kami juga menyerahkan sejumlah usulan prioritas pembangunan infrastruktur yang dinilai mendesak, meliputi sektor jalan, jembatan, dan irigasi di berbagai wilayah,” ujar Andi Sudirman.

Salah satu proyek prioritas yang mendapat dukungan pemerintah pusat adalah pembangunan Stadion Sudiang dengan total anggaran sebesar Rp674,9 miliar.

Proyek tersebut dirancang menggunakan skema pembiayaan multiyears dan ditargetkan rampung pada 2027 sebagai stadion modern berkapasitas 27 ribu penonton dengan konsep single seat.

Keberadaan stadion ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan Sulawesi Selatan dalam menjadi tuan rumah berbagai agenda olahraga nasional sekaligus mendorong pengembangan sport tourism di kawasan timur Indonesia.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyiapkan lahan seluas 15 hektare di kawasan GOR Sudiang, dengan sekitar 7 hektare digunakan untuk bangunan utama stadion dan sisanya untuk fasilitas pendukung.

Anggaran pembangunan dialokasikan secara bertahap selama tiga tahun, yakni Rp96,04 miliar pada 2025, Rp454,98 miliar pada 2026, dan Rp123,92 miliar pada 2027.

Proyek ini juga diarahkan sebagai bagian dari penguatan ekosistem kawasan olahraga terpadu di GOR Sudiang, sehingga tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik stadion.

Pelaksanaan konstruksi ditargetkan berlangsung selama 540 hari kalender atau sekitar 18 bulan sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

Setelah melalui tahapan Pre-Construction Meeting (PCM) dan Mutual Check 0 (MC-0), pembangunan kini memasuki fase konstruksi utama yang ditandai dengan dimulainya pekerjaan struktur dasar, khususnya fondasi stadion.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Selatan Suherman menyampaikan bahwa pembangunan saat ini telah memasuki tahap konstruksi utama dan tidak lagi berada pada fase persiapan.

Untuk progres saat ini proses pekerjaan fondasi 3.05 persen dan penyelesaiaan direksi keet. “Sekarang posisinya pengerjaan fondasi,” sebut Suherman.

Pemerintah menargetkan progres pembangunan dapat mencapai sekitar 65 persen pada 2026 agar proyek berjalan sesuai jadwal dan selesai tepat waktu.

Pertemuan dengan Kementerian PU juga menegaskan kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur prioritas yang berdampak langsung pada pelayanan publik dan pertumbuhan wilayah.

Dengan perkembangan tersebut, Stadion Sudiang diharapkan menjadi infrastruktur olahraga representatif di Sulawesi Selatan yang mampu mendukung pembinaan olahraga, penyelenggaraan event nasional, serta pertumbuhan ekonomi kawasan. (*)

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *