MAKASSAR, LINISIAR. ID – Ada kotak suara tidak tersegel atau tidak tertutup dan dipasangi kabel tis di TPS (Tempat Pemungutan Suara), saat pemilihan berlangsung. Salah satunya di TPS 01, Kelurahan Maricaya Selatan, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan, yang juga lokasi memilih Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Bahkan di TPS 036, Kelurahan Bonto Duri, Kecamatan Tamalate, tidak disiapkan pendampingan bagi lansia (Lanjut) usia, sehingga mereka butuh waktu lama untuk mencoblos. Dan akhirnya didampingi petugas KPPS (Kelompok Panitia Pemungutan Suara).
“Saya bingung, itu yang mau dipilih (Coblos) apa-apa saja, karena tidak pernah saya dapat sosialisasi. Yang kutau itu pemilihan presiden ji, sama ada tadi pagi kasi kartu nama sebelum berangkat ke TPS, tapi itu juga tidak tau di kertas yang warna apa,” kelun Nurdin, 71, warga Bonto Duri.
Hanya saja, belum ada pernyataan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, terkait hal itu. Tapi menurut Komisioner Bawaslu Sulsel Divisi Hubungan Masyarakat dan Data Informasi, Syaiful Jihat, informasi yang diterimanya dari KPPS, tis yang ada hanya lima. “Ini ada kelalaian dalam pedistribusian logistik. Mestinya 10 tis setiap TPS,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto pun mengakui, jika Pemilu 2024 ini membutuhkan waktu lama di dalam bilik suara untuk menentukan pilihan, lantaran ukurannya yang cukup besar. “Kertas suaranya lebih lebar dari boks,” akunya, Rabu (14/2).
Kendati demikian, dia berharap semua proses Pemilu bisa berjalan baik dan lancar, dan tidak ada hal-hal yang berpotensi mengganggu kelancaran pemungutan suara. “Saya harapannya, masyarakat mau berbondong-bondong datang memberikan suaranya ke TPS. Jangan golput,” tukas Danny Pomanto.
Terpisah, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Istri Sofha Marwah, beserta putrinya Fahm Ara Bilqis, mencoblos di TPS 001 Kelurhan Sawerigading, Kecamaan Ujung Pandang, Kota Makassar.
Hal yang sama disampaikan Bahtiar usai menyalurkan hak suaranya. “Hari ini kita bisa melakukan sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Alhamdulillah udara dan cuaca pagi hari ini Alhamdulillah sangat baik, jadi mudah-mudahan dengan cuaca yang sangat baik ini, Pemilu berjalan lancar” kata Bahtiar.
Dia juga berharap seluruh masyarakat Provinsi Sulsel datang ke TPS untuk memberikan hak pilihnya supaya partisipasi pemilih Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ini meningkat dari Pemilu sebelumnya. “Kita mengharapkan saudara-saudara kita masyarakat Sulawesi Selatan yang memiliki hak pilih semua datang ke TPS, supaya tingkat partisipasinya bisa lebih tinggi dari pemilu sebelumnya 81 persen,” harap Bahtiar. (**)












