MAKASSAR, LINISIAR.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), telah menetapkan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nonaktif, Syahrul Yasin Limpo (SYL), dan dua orang lainnya, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi di lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, yaitu Sekjen Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan, M Hatta.
Sayangnya SYL enggan berkomentar sedikit pun terkait penetapan dirinya tersebut. Mantan Gubernur Sulsel dua periode itu menggunakan baju berwarna putih di dalam dilapisi blaser berwarna hitam dan mengenakan masker hitam, sempat melambaikan tangan dari dalam mobil, sekitar pukul 09.20 Wita. SYL keluar menggunakan mobil Toyota Crown berwarna hitam, dengan nomor kendaraan DD 1990 R.
Tidak diketahui akan kemana SYL, saat keluar dari kediaman ibunya, Nurhayati di Jalan Haji Bau, Makassar, Sulawesi Selatan, didamping adiknya Irman Yasin Limpo dan keponakannya Devo Khadaffi. Tapi dari info yang beredar, ternyata SYL akan bertolak ke Jakarta, dan terbang menggunakan maskapai penerbangan Batik Air dengan nomor penerbangan ID 8265 pukul 21.50 Wita.
Sebelumnya, Devo Khadaffi, yang merupakan ponakannya, sebagai perwakilan keluarga mengatakan, SYL tidak punya niatan sama sekali melawan hukum. Keberadaannya di Makassar saat ini, untuk menjengung ibunya bernama Nurhayati atau oleh keluarga akrab disapa Buna.
“Buna sedang sakit, sekarang kondisinya belum stabil, masih naik turun. Maklum orang tua usianya hampir 90 tahun. Tadi sempat batuk dan kemudian agak sesak napas, jadi sekarang terus dijaga. Jadi mohon maaf,” kata Devo.
Dia juga enggan berkomentar tentang rencana praperadilan yang akan diajukan SYL setelah penetapan dirinya sebagi tersangka. Juga mengaku tidak tahu soal informasi kemungkinan penjemputan oleh tim penyidik KPK
“Kami belum tahu tentang hal itu dan saya rasa Pak Syahrul sudah siap dengan semua proses. Nanti kalau terkait proses-proses hukum. Mohon teman-teman menghubungi langsung dengan penasihat hukum Pak Syahrul. Saya hanya menyampaikan mewakili keluarga terkait kondisi dari Buna Pak syahrul yang sedang sakit,” urai Devo. (*)












