Lembaga MIND Beri Masukan Ini untuk BPBD Lutra

Direktur Macca Indonesia Foundation (MIND), Haeril Al Fajri
Bagikan

LINISIAR.ID, MASAMBA – Direktur Macca Indonesia Foundation (MIND), Haeril Al Fajri, mengkritisi dan memberi saran kepada Pemkab Luwu Utara, khususnya BPBD setempat, terkait penanganan bencana alam banjir bandang di Masamba.

Menurutnya, kurangnya data dan manajemen distribusi logistik serta relawan dalam menangani bencana tersebut membuat upaya penanggulangan masyarakat korban banjir dan lumpur di lokasi kurang maksimal.

“BPBD ini tidak paham penerapan manajemen kebencanaan. Mereka minim sekali data sehingga distribusi di lapangan tidak maksimal,” tutur tokoh pemuda asal Desa Malangke ini.

Hasil pengamatan langsung timnya di lapangan, ia memprediksi akan terjadi pengurangan relawan dalam jumlah besar menjelang idul adha.

“Saya dan tim sudah mendata di beberapa posko relawan, baik dapur umum, relawan logistik maupun rescue, mereka rata-rata akan meninggalkan lokasi bencana mulai tanggal 21 Juli hingga 28 Juli. Artinya sebelum Iduladha banyak relawan yang akan cabut dari lokasi pengungsian,” paparnya.

Olehnya ia berharap pemerintah setempat harus bisa mengantisipasi hal tersebut karena masa tanggap darurat hingga 14 Agustus 2020.

Disebutkan, pembersihan material banjir bandang dan lumpur masih membutuhkan keterlibatan banyak relawan.

“Kita masih butuh banyak relawan, tapi kalau tidak ada data mau buat apa? Kecuali jika mau kerja sendiri,” kuncinya.(*)

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *