Warga Waduk Antang Keluhkan Minimnya Bantuan Usaha Pemkot

MAKASSAR, Linisiar.id – Pandemi covid belum juga melandai. Keberadaanya memberikan dampak kesemua sektor yang ada, termasuk ekonomi. Salah satunya, yakni Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Tidak sedikit yang gulung tikar.

Hal itu juga terjadi di kawasan Bitoa Lama Waduk Antang Kecamatan Manggala. Hampir sebagian warga mengeluhkan minimnya bantuan modal usaha dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Anggota DPRD Kota Makassar, Supratman mengatakan, dirinya telah menghadiri kegiatan reses di Kecamatan Manggala. Dominan keluhan yang diterimanya terkait ekonomi kerakyatan.

“Kalau ada bantuan dari pemerintah, mereka (pelaku UKM) berharap bisa diberikan tahun ini. Rata-rata mereka terdampak, makanya minta bantuan peningkatan UKM misalnya bantuan modal,” cetus Supratman saat melaksanakan reses I masa persidangan I tahun 2020-2021, Senin (5/10/2020).

Dijelaskan Supra—sapaan akrabnya, warga Jalan Bitoa ini sebagian bekerja wiraswasta bukan dari kalangan pemerintahan. Sehingga, bantuan modal usaha sangat diperlukan untuk tetap eksis ditengah pandemi covid.

Selanjutnya, ketua Komisi A DPRD Kota Makassar ini menerima keluhan soal insfrastruktur. Pasalnya, ada beberapa wilayah di Manggala perlu penanganan perbaikan. Seperti drainase.

“Tahun ini minim pengerjaan insfrastruktur karena covid. Warga berharap jika keadaan kembali normal, pengerjaan insfrastruktur bisa dimaksimalkan,” bebernya.

Terpisah, Warga Bitoa Lama Waduk Antang, Andi berharap keluhan warga terkait permintaan bantuan ke UKM bisa diakomodir oleh DPRD dan Pemkot Makassar. Pasalnya, bantuan tersebut sangat membantu untuk tetap beraktivitas.

“Kita harap pak dewan bisa membantu warga Bitoa,” cetusnya. (*)