BARRU, Linisiar.id – Warga Pulau Puteanging menyambut pasangan Suardi Saleh-Aska Mappe (SS-AK) dengan sangat meriah.
Warga mengelu-elukan pasangan nomor 2 ini untuk didukung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Barru 2020, pada 9 Desember mendatang.
Keputusan warga yang berprofesi nelayan ini dalam mendukung pasangan SS-AK, karena dinilai lebih memperhatikan para nelayan. Salah satunya dengan memberikan bantuan alat tangkap nelayan dan bantuan mesin perahu.
Sekretaris Kelompok Nelayan Pasir Putih 1, Irwan mengaku, seluruh kelompok nelayan yang ada di Pulau Puteanging mendukung SS-AK.
Menurutnya, sudah sejak lama warga pulau mendukung pasangan dengan tagline Barru Maju dan Sejahtera ini.
“Sejak periode pertama Pak Suardi saya sudah mendukung sampai sekarang. Saya tidak pernah ragu sedikit pun mendukung pasangan SS-AK, karena programnya sangat bagus dan menaruh perhatian lebih kepada para nelayan,” kata Irwan.
Ia juga mengaku, pilihannya itu tidak akan pernah berubah walau apapun yang terjadi. Bahkan, kata Irwan, dirinya juga tidak bakal goyah jika hanya diiming-imingi sejumlah uang agar dapat berpindah haluan kepada pasangan calon lain di Pilkada Barru.
“Saya komitmen ke pasangan SS-AK, ini siri’ saya Pak. Makanya kalau ada yang menawarkan uang dan meminta pindah, pasti saya tolak. Pilihan saya sudah harga mati kepada pasangan SS-AK,” jelasnya.
Irwan juga mengaku bahwa seluruh kelompok nelayan yang ada di Pulau Puteangin menyatakan mendukung pasangan SS-AK.
Kata dia, alasan para nelayan itu sama, yakni pasangan ini paling realistis untuk dipilih karena perhatiannya kepada nelayan.
“Kalau di Pulau Puteangin, kelompok nelayan itu ada 8 kelompok, setiap kelompok itu anggotanya sekitar 20 orang. Kalau seluruhnya mendukung, maka jumlahnya sekitar 150-an orang. Kami berdoa semoga Pak Suardi menang,” pungkasnya.
Anggota Kelompok Nelayan Pasir Putih 2, Rahman mengakui jika dukungannya kepada pasangan SS-AK karena programnya bagus, terutama untuk para nelayan. Menurutnya, program itu sangat menyentuh langsung kesejahteraannya.
“Saya ini orang kecil Pak, hanya menggantungkan hidup di laut. Dan itu tidaklah mudah, karena tentu banyak biaya. Pak Suardi nanti akan memberikan bantuan alat tangkap dan mesin, makanya saya pilih,” kata Rahman. (*)












