PALOPO, Linisiar.id – Adanya 2 pasien positif covid-19 per 10 Mei 2020 membuat Kota Palopo berstatus zona kuning dalam penyebaran kasus virus corona di Sulsel.
“Sekarang jadi zona kuning, bukan zona hijau lagi,” ujar juru bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, Dr Ishaq Iskandar, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Minggu (10/5/2020) malam.
Menurutnya, indikator menjadi zona kuning berdasarkan sudah adanya pasien positif corona, bukan karena banyaknya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Status Kota Palopo disebutkan bisa menjadi zona merah jika angka kasus positif corona terus bertambah di Kota Idaman tersebut, julukan Kota Palopo.
“Untuk para keluarga yang pernah berinteraksi dengan pasien positif 01 dan 02 tersebut kami akan pantau secara intensif. Termasuk akan dirapid test lagi, meski sebelumnya sudah pernah dirapid test,” kata Ishaq Iskandar yang juga Asisten III Pemkot Palopo.
Pasien 02 yang dinyatakan positif selanjutnya dirujuk ke RSU Wahidin Sudirohusodo Makassar.
Data covid-19 di Kota Palopo hingga Minggu (10/5/2020) pukul 19.00 wita tercatat total 33 kasus Orang Tanpa Gejala (OTG), Selesai Pemantauan 32 orang, sedangkan 1 orang masih dalam proses pemantauan
Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) 139 kasus dengan 132 orang selesai pemantauan serta 7 orang dalam proses pemantauan.
Untuk kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga Minggu (10/5/2020) tercatat total 7 kasus PDP terkonfirmasi, satu diantaranya meninggal dunia, 6 orang dinyatakan sembuh, dan Nol kasus perawatan PDP. Dua kasus positif covid-19 di Kota Palopo ini terdiri dari 1 orang dinyatakan telah sembuh dan 1 orang lainnya masih dirawat di RSUD Sawerigading Palopo.(*)












