Selasa, Desember 7, 2021

Stafsus Wapres Sukriansyah Kunjungi Bendungan Sepaku di Kaltim

Populer

KALIMANTAN TIMUR, Linisiar.id – Staf Khusus Wakil Presiden bidang infrastruktur dan investasi, Sukriansyah S Latief menggelar kunjungan kerja ke Ibu Kota Negara (IKN) baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu, (3/10).

Dalam kunker ini, Stafsus Sukriansyah meninjau langsung ke ‘titik nol’, rencana lokasi dibangunnya istana Presiden dan Wakil Presiden RI.

Dalam rangkaian kunker ini, Stafsus melakukan kunjungan ke proyek strategi nasional pembangunan Bendungan Sepaku Semoi di Penajam Paser Utara, Kaltim setelah berkunjung ke Kantor Gubernur Kaltim dan bertemu pejabat daerah Kaltim.

Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi beserta jajarannya menerima langsung kunjungan Stafsus Wapres RI bidang Infrastruktur dan Investasi, Sukriansyah S. Latief dan Prof. Mohamad Nasir, dan Stafsus Wapres bidang Reformasi Birokrasi, Prof. M. Nasir, di Ruang Tepian I Lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim.

Wagub Hadi Mulyadi mengucapkan terima kasih atas kedatangan Stafsus Wapres RI dan rombongan di Kota Samarinda.

Dalam pertemuan tersebut, Wagub juga menyampaikan bahwa terkait pelayanan publik dalam konteks perizinan investasi, Kaltim mengeluarkan Nomor Induk Berusaha (NIB) terbanyak di seluruh Indonesia, yaitu 85 ribu NIB.

Menurutnya, proses perizinan berjalan dengan baik dan untuk perizinan terkait UMKM masuk 10 besar dari NIB yang dikeluarkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk UMKM.

“Artinya apa yang diingini oleh Bapak Wakil Presiden terkait dengan penggerakan UMKM telah dilakukan dengan baik oleh Kaltim. Selain itu, Kaltim menduduki nomor dua di Indonesia untuk ekspor komoditas ditengah pandemi saat ini,” katanya.

Wagub mewakili pemerintah daerah dan masyarakat Kaltim sangat berterima kasih kepada pemerintah ketika memutuskan memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kaltim.

Wagub yakin ketika IKN dipindah ke Kaltim akan terjadi pemerataan keuangan pemerintah pusat dan daerah termasuk pembangunan khususnya Jawa dan luar Jawa.

Sementara, Stafsus Wapres Bidang Infrastruktur dan Investasi, Sukriansyah menyebutkan tujuan kunjungan kerjanya kali ini ialah untuk mengetahui perkembangan Proyek Strategis Nasional, khususnya pembangunan Bendungan Sepaku Semoi.

“Bendungan ini diharap bisa menjadi penyangga air bersih atau air baku Ibukota Negara (IKN) baru. Mudah-mudahan pembangunan infrastruktur penyangga Ibukota Negara baru dapat secepatnya terlaksana di Kaltim,” katanya.

Diketahui, Bendungan Sepaku Semoi memiliki luas genangan sekitar 280 Ha dengan ketinggian 25 meter dari pondasi dan membentang sepanjang 450 meter.

Pembangunan bendungan ini nantinya akan bermanfaat besar untuk mereduksi banjir sebesar 55,26 persen serta menampung air baku sebanyak 2.500 liter/detik.

Dalam laporan yang ada, pembangunan bendungan ini dimulai sejak penandatangan kontrak, yakni 27 Juli 2020 dan berakhir pada 31 Desember 2023 mendatang.

Menurut Sukriansyah, progres pembangunan bendungan ini sudah cukup baik, walau masih ada beberapa kendala teknis lapangan yang ditemui.

Dia berharap, kendala-kendala tersebut bisa diatasi dengan cepat dan menekankan agar pihak stakeholder terus melakukan koordinasi dalam setiap tahapan dan bisa rampung sesuai dengan rencana kerja yang ada. (*)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLANspot_img

Berita Terbaru