Metro  

Sekretaris Bapenda Makassar Hadiri FGD di UGM Terkait Analisis Dampak Implementasi ETPD

Bagikan

MAKASSAR – Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Muh. Fuad Arfandi, menghadiri undangan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) dalam rangka Focus Group Discussion (FGD) mengenai Analisis Dampak Implementasi, Cost & Benefit, serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

FGD ini bertujuan untuk mendalami berbagai aspek penerapan ETPD, termasuk dampak ekonominya terhadap daerah, efisiensi biaya, dan kendala yang mungkin dihadapi dalam implementasi kebijakan tersebut.

Sebagai perwakilan dari Makassar, Muh. Fuad Arfandi berkontribusi dengan memaparkan pengalaman serta tantangan yang dihadapi Bapenda Makassar dalam mengimplementasikan ETPD.

“ETPD merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan daerah sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas,” ujar Fuad Arfandi. Ia juga menekankan pentingnya analisis yang komprehensif untuk memastikan kebijakan ini memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

Fuad Arfandi berharap melalui kegiatan ini, Bapenda Makassar dapat memperoleh wawasan baru untuk mengoptimalkan penerapan ETPD. “Kami yakin, dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat, ETPD dapat menjadi katalisator kemajuan ekonomi daerah yang lebih transparan dan efisien,” tutupnya.

Kehadiran Fuad Arfandi dalam FGD ini menunjukkan komitmen Kota Makassar untuk terus berinovasi dan mengadopsi teknologi demi tata kelola keuangan yang lebih baik. (*)

```