RAMAH Minta Warga Pulau Berpikir Jernih, Jangan Takut Ancaman

Bagikan

PANGKEP, Linisiar.id – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, H. Abd Rahman Assagaf-Muammar Muhayang (RAMAH) kembali menyambangi pulau untuk sosialisasi.

Akhir pekan lalu, RAMAH yang didampingi politisi PDIP Pangkep H. Rasyid mengunjungi Pulau Balang Caddi, Pulau Balang Lompo, dan Pulau Karanrang yang masuk Zona 5 Pilkada Pangkep 2020.

Seperti pada kunjungan sebelumnya ke beberapa pulau, RAMAH kembali menegaskan komitmennya untuk membereskan masalah listrik yang menjadi keluhan warga pulau.

RAMAH juga menyampaikan beberapa program unggulan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, seperti memperbanyak beasiswa serta membuat pelatihan keterampilan jahit dan membuat kue bagi warga.

“Kami siap membawa Kabupaten Pangkep meninggalkan status kabupaten termiskin kedua di Sulawesi Selatan,”  kata calon Wakil Bupati Pangkep, Muammar Muhayang meyakinkan warga pulau.

Pasangan RAMAH juga berharap kepada warga pulau agar berdoa dan berpikir jernih membantu memenangkan RAMAH di kepulauan.

RAMAH meminta warga pulau jangan takut dengan ancaman atau intimidasi bantuan yang tidak akan turun, jika tidak memilih pasangan calon (paslon) tertentu.

Rahman Assagaf menegaskan, bantuan untuk warga itu tidak ada hubungannya dengan pilkada. “Kedaulatan tertinggi ada di tangan rakyat,” kata Rahman Assagaf.

RAMAH menyampaikan, jika mereka mendapat amanah rakyat di Pilkada Pangkep 2020, maka mereka berdua siap mewujudkan mimpi-mimpi masyarakat yang hidup di pulau.

Seperti pelatihan keterampilan, perbaikan sekolah hingga beasiswa yang merata untuk sekolah di pulau.

Begitu juga beberapa fasilitas di pulau, seperti tempat pelayanan kantor desa, tempat ibadah, jalanan, dan dermaga yang sudah mulai rusak karena tidak pernah lagi diperhatikan.

Mereka juga berjanji akan membuat pulau-pulau di Kabupaten Pangkep menjadi destinasi wisata melalui program 9 OK 12 PAS RAMAH. (*)

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *