MAKASSAR, LINISIAR.ID – Bakal calon walikota, Andi Seto Asapa, memiliki alasan tersendiri sehingga memutuskan bertarung di pemilihan kepala daerah Makassar.
Pada perhelatan politik tahun 2024 ini, ia tidak melanjutkan periode kepemimpinannya di Kabupaten Sinjai.
Menurut mantan Bupati Sinjai periode 2019-2024 itu, dorongan itu berasal dari sebuah pesan khusus orang tuanya.
Yakni, agar selalu memberi manfaat untuk orang lain sebanyak-banyaknya.
“Kita ketahui, kalau bandingkan jumlah penduduk Sinjai itu ada sekitar 200 ribu jiwa dan di Makassar itu sekitar 1,6 juta jiwa,” jelasnya melalui postingan instagramnya, @setoasapa1 .
Tentu, kata Seto, pengalaman kepemimpinan dan bekerja selama di Sinjai akan lebih memberi banyak manfaat jika diterapkan di Kota Makassar yang jumlah penduduknya besar.
Selain itu juga, lanjutnya, orang tuanya juga berpesan bahwa ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat, harus berbuat sebaik-baiknya dan seikhlas-ikhlasnya.
Jangan pernah menyakiti orang yang membutuhkan bantuan, baik sebagai sosok diri sendiri maupun sebagai figur pemerintah.
“Bagaimana kita berbakti kepada masyarakat, bagaimana kita berguna untuk orang yang ada di sekitar kita, harapannya tidak pernah menyakiti hati orang banyak tersebut,” pungkasnya.












