Metro  

Pengurus Gapembi Sulsel Dilantik, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis Prabowo

Pelantikan DPW Gapembi Sulsel di Hotel Claro, Makassar, Senin (9/2/2026). Organisasi ini siap kawal program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo dengan potensi ekonomi Rp8,2 triliun di Sulsel.
Pelantikan DPW Gapembi Sulsel di Hotel Claro, Makassar, Senin (9/2/2026). Organisasi ini siap kawal program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo dengan potensi ekonomi Rp8,2 triliun di Sulsel.
Bagikan

MAKASSAR, LINISIAR.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Pengusaha Makan Bergizi (Gapembi) Provinsi Sulawesi Selatan resmi dilantik di Hotel Claro, Makassar, Senin (9/2/2026).

Organisasi ini menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Gapembi, Alven Stony, didampingi Sekjen Hasan Basri.

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman serta perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN).

​Adapun struktur teras DPW Gapembi Sulsel yang dilantik di antaranya, Ketua, Nurdin Beta, Sekretaris, Jaka Mustika dan Bendahara, Rusdi.

​Kepengurusan ini juga diperkuat oleh tiga koordinator wilayah (Korwil) yang membawahi 24 kabupaten/kota di Sulsel, serta 11 bidang teknis mulai dari standarisasi mutu makanan hingga digitalisasi tata kelola.

Fokus pada Standar dan Ekspansi Daerah

​Ketua DPW Gapembi Sulsel, Nurdin Beta, menegaskan bahwa pihaknya memegang tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas pelaksanaan program MBG di lapangan.

​”Rata-rata pengurus kami memiliki dapur di atas lima titik Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG). Kami sangat serius mengawal program ini,” ujar Nurdin.

​Ia juga menargetkan dalam dua bulan ke depan, kepengurusan di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan sudah rampung terbentuk.

Dampak Ekonomi: Rp8,2 Triliun Berputar di Sulsel

​Ketua Umum Gapembi, Alven Stony, mengungkapkan bahwa program MBG memiliki dampak ekonomi yang masif dan nyata bagi masyarakat bawah.

Secara nasional, program ini telah membuka sekitar 2 juta lapangan kerja.

​Di Sulawesi Selatan sendiri, potensi ekonomi yang dihasilkan dari program ini sangat fantastis.

​”Saat ini di Sulsel tercatat 400 SPPG sudah beroperasi dan 300 lainnya menyusul. Jika 700 SPPG ini resmi berjalan, maka akan ada perputaran uang sebesar Rp8,2 triliun di masyarakat Sulsel,” ungkap Alven.

​Alven menekankan bahwa pelaku utama dalam program ini bukanlah kelompok oligarki, melainkan para pelaku UMKM.

Ia juga merujuk pada hasil survei Indikator Politik yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap program MBG mencapai 88 persen.

​”Semoga pelantikan DPW Sulsel ini menjadi katalisator bagi kesuksesan MBG di wilayah timur Indonesia,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *