LUWU TIMUR, Linisiar.id – Tahapan Pilkada akan memasuki penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut. Tahapan ini adalah salah satu tahapan yang berpotensi dibanjiri massa pendukung.
Seperti diketahui, penetapan calon akan dilaksanakan Rabu 23 September 2020 dan pengundian nomor urut paslon Kamis 24 September 2020.
Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Thorig Husler-Budiman akan konsisten dalam hal penerapan protokol kesehatan.
“Kami sudah menyampaikan dan menghimbau kepada relawan dan simpatisan agar tak perlu hadir. Kita harus taat aturan sesuai yang digariskan pemerintah,” kata Wulan Safitri, Juru Bicara Husler – Budiman Kepada Linisiar.id Via WhatsApp (Wa) Selasa (22/9/2020) malam.
Wulan sapaannya mengatakan tidak akan pengerahan massa dan ini sebagai bentuk konsistensi kami menerapkan protokol covid-19,” ujarnya
Lanjut Wulan meminta kebesaran hati para loyalitas, relawan dan simpatisan pasangan bertagline MTH-Budiman untuk menaati aturan ini.
“Berkaca dari deklarasi dan pendaftaran lalu, massa yang datang tidak bisa kami kendalikan. Untuk saat ini, kami memohon kebesaran hati semua pendukung, tetap konsisten dalam hal penerapan protokol kesehatan,” pintanya
Wulan menambahkan untuk sementara ini, hasil rapat KPU dan LO jumlah yang hadir 23 orang yang terdiri dari, 16 orang dari partai pengusung,” tambahnya
“Kandidat dan istri 4 orang dan 3 orang dari tim termasuk LO. Hanya itu yang hadir,” pungkas Wulan
Sebagai informasi, IBAS-RIO mantap menantang Husler-Budiman setelah diusung Partai Nasdem (4 kursi) dan Demokrat (2 kursi).
Sedangkan Husler-Budiman diusung Golkar (7 kursi), Gerindra (4 kursi), PAN (4 kursi), PDIP (3 kursi), Hanura (3 kursi), PKB, PKS dan PBB masing-masing satu kursi.
Dimana syarat maju sebagai calon bupati pada Pilkada 2020 Luwu Timur, minimal mengantongi dukungan enam kursi.
Pertarungan antara Husler-Budiman dan IBAS-RIO di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang, diprediksi banyak kalangan bakal berlangsung sengit.
Adapun Daftar Pemilih Sementara (DPS) Luwu Timur sebanyak 201.765. Jumlah pemilih laki-laki 103.437, sedangkan perempuan 98.328 dari 127 desa/kelurahan dan 538 TPS. (*)












