Daerah  

Orangtua Siswa di Luwu Curhat, Gegara Sekolah Online Anaknya Minim Prestasi

Maraulang saat ditemui di masjid Agung Belopa, Senin, (4/1/2021). (Fate)
Bagikan

LUWU, Linisiar.id – Seorang wali murid Maraulang S. Pd, MM yang yang anaknya bersekolah di salah satu Kabupaten Luwu mengeluhkan dampak dari sekolah online. Belajar online pada masa pandemi covid-19 ini disebutnya menjadikan siswa yang dulunya berprestasi tapi sekarang tidak lagi.

Maraulang yang juga merupakan seorang guru itu melihat langsung dampaknya, bahwa sekolah online membuat anak-anaknya lambat untuk menerima pelajaran.

“Beda psikologisnya ketika kita sebagai orangtua mengajar kepada anak sendiri di rumah dan gurunya di sekolah. Karena terkadang apa yang kita sampaikan beda dengan apa yang disampaikan gurunya di sekolah.” kata Maraulang kepada Linisiar.id, Senin, (4/1/2021), kemarin.

Dia melanjutkan, anaknya tidak lagi mendapatkan peringkat satu dikarenakan pembelajaran di masa pandemi yang beda dengan biasanya.

Beberapa kesulitan juga dialaminya di rumah seperti, susah mengarahkan anaknya, secara psikologis juga beda dan emosional anak yang tidak terarah. Selain itu, anak-anaknya pun cenderung suka main handphone walaupun di hari libur.

Ibu tiga anak ini pun berusaha mendatangkan guru privat ke rumahnya untuk mengajari anak-anaknya.

“Saya berharap agar pemerintah secepatnya mendapatkan solusi untuk mengatasi ini.” harapnya. (Fate)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *