Mantan Pendukung MYL: Sekarang Saya Mati-matian Dukung Anir-Lutfi

PANGKEP, Linisiar.id – Arus pengalihan dukungan kian mengalir kepada pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) di Pilkada Pangkep.

Tokoh masyarakat Kampung Dera, Desa Bontomanai, Kecamatan Labakkang, Baba (53) kini mantap mendukung pasangan calon nomor urut 4 itu. Sebelumnya, Baba mengaku berada di barisan pendukung pasangan Muhammad Yusran Lalogau dan Syahban Sammana (MYL-SS).

Baba menjelaskan, dirinya terpikat program prioritas Anir-Lutfi yang menawarkan bantuan kesejahteraan ekonomi rumah tangga, dan bantuan modal usaha bagi pedagang.

“Sebelumnya saya di MYL, tapi setelah saya pahami programnya Anir-Lutfi saya rasa masuk akal dan bisa direalisasikan. Jadi sekarang saya mati-matian ini mendukung Anir-Lutfi,” aku Yeppe sapaannya, belum lama ini.

Yeppe bilang, penerimaan masyarakat terhadap Anir-Lutfi kian bertambah. Apalagi setelah dirinya terus melakukan sosialisasi kepada warga sekitar tempat tinggalnya.

“Saya kasih lihat masyarakat di sini programnya Anir-Lutfi, dan tanggapan mereka masuk akal. Saya jelaskan dan akhirnya mereka bisa menerima. Sampai mereka lihat di HP (YouTube) itu banyak yang bilang bagus ki itu. Termasuk waktu debat itu mereka nonton semua, bagus bede, masuk akal semua,” ujar lelaki yang sehari-hari berjualan ikan itu.

Apalagi ketika Anir menjadi anggota DPRD, dikatakannya, warga di daerahnya mendapatkan bantuan dari satu-satunya calon bupati perempuan tersebut. Sehingga, dia menyimpulkan, jika saat ini Anir mencalonkan diri menjadi Bupati maka Yeppe yakin paslon dengan tagline Pangkep Sejahtera itu bakal peduli pada rakyat.

Dia berharap, Andi Nirawati dan Lutfi Hanafi dapat bersilaturahmi dengan warga di kampungnya, karena banyaknya permintaan warga ingin bertemu dan berkenalan secara langsung.

“Saya mau undang Ibu dan Bapak (Anir-Lutfi) ke rumah biar masyarakat tahu dan kenal sosok Anir-Lutfi. Saya berdoa dan berharap agar Anir-Lutfi naik menjadi kepala daerah dan amanah dalam merealisasikan program kerjanya,” jelasnya.

Pilkada Pangkep diikuti 4 pasang calon. Pertarungan ini merupakan tarung bebas alias tanpa incumbent. (*)