Jokowi Memanah Kata Disabilty Berubah Ability, Ini Arti dan Maknanya

JAKARTA, Linisiar.ID – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memamerkan keahlian memanah pada upacara pembukaan Asian Games Para Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (6/10/2018).

Hal itu dilakukan Jokowi setelah turun dari tribun kehormatan menuju lapangan untuk menemui penyandang disabilitas cilik bernama Karunia Rudianti yang sudah menunggunya.
Karunia berada di tengah lapangan didampingi oleh atlet panahan, Abdul Hamid.

Setelah berbincang dengan Karunia, Jokowi diberi satu kotak yang masih terkunci. Setelah membuka kotak tersebut, Jokowi memperlihatkan tulisannya kepada seluruh penonton. Isi tulisannya adalah ‘ABILITY’.

Jokowi kemudian membuka setelan jasnya serta menggulung lengan kemeja. Hal itu dilakukan Jokowi ketika hendak menerima busur dan anak panah.

Setelah sudah dalam posisi siap, Jokowi, Karunia dan Abdul Hamid kemudian membidik tulisan DISABILITY yang ada di belakangnya.

Ketiganya kemudian melapaskan anak panah tersebut yang membuat huruf D, I, dan S jatuh. Tulisan di tengah lapangan menjadi ABILITY.

Di situs Wikipedia menyebut disability dan ability dengan merujuk pada kata difabel, disabilitas, atau keterbatasan diri. Dalam bahasa Inggris disebut disability, mengandung arti dapat bersifat fisik, kognitif, mental, sensorik, emosional, perkembangan atau beberapa kombinasi dari ini.

Istilah difabel dan disabilitas (disability) sendiri memiliki makna yang agak berlainan.
Difabel (different ability – kemampuan berbeda) didefinisikan sebagai seseorang yang memiliki kemampuan dalam menjalankan aktivitas berbeda bila dibandingkan dengan orang-orang kebanyakan, serta belum tentu diartikan sebagai “cacat” atau disabled.

Sementara itu, disabilitas (disability) didefinisikan sebagai seseorang yang belum mampu berakomodasi dengan lingkungan sekitarnya sehingga menyebabkan disabilitas

Dengan demikian, makna yang hendak disampaikan dalam pembukaan Asian Para Games itu adalah bahwa para atlet mempunyai kemampuan yang berbeda, juga dapat menunjukan kebolehannya dalam dunia olahraga secara kompetitif.