Metro  

Jelang TKA November, Siswa dan Guru di Makassar Beberkan Berbagai Strategi Persiapan

Bagikan

MAKASSAR, LINISIAR.ID – Para siswa dan guru di berbagai SMA dan SMK di Makassar tengah giat mempersiapkan diri menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan digelar pada November 2025.

Berbagai strategi, mulai dari belajar mandiri, mengikuti bimbingan belajar, hingga program intensif di sekolah, dilakukan untuk meraih hasil maksimal dalam tes yang menjadi salah satu komponen penting dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Antusiasme ini terlihat dalam acara Diseminasi Program Tes Kemampuan Akademik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) bekerja sama dengan Rumah Aspirasi Pelajar Indonesia (RAPI) Makassar di Graha Pena Makassar, Kamis (9/10).

Strategi Siswa: Belajar Intensif hingga Ikut Bimbel

Rasa gugup menjelang TKA diakui oleh Andi Fikri Nakhlah Rafi Marwan, siswa SMA Negeri 9 Makassar. Ia mengaku hasil tryout-nya belum memuaskan, sehingga mendorongnya untuk belajar lebih giat.

“Tentunya saya sangat nervous. Karena itu, saya mulai mengintensifkan belajar setiap malam untuk mencapai target. Saya berharap nilai TKA nanti bisa sesuai dengan kerja keras saya dan membantu saya diterima di perguruan tinggi negeri impian,” ujar Andi.

Rekan satu sekolahnya, Dhiya Almira Esta, menempuh strategi yang lebih beragam. Ia tidak hanya fokus pada satu metode belajar.

“Saya sudah cukup banyak mempersiapkan diri, mulai dari membeli buku materi, menonton video pembelajaran, mengikuti pelatihan online, hingga ikut tryout baik secara offline maupun online. Kalau nanti hasilnya masih kurang, saya akan evaluasi lagi,” jelas Dhiya.

Sementara itu, Fahira Novianty Ismail, siswi SMA Negeri 16 Makassar, memilih mengikuti bimbingan belajar (bimbel) intensif sepulang sekolah untuk memantapkan persiapannya.

“Saya ikut bimbel sampai pukul delapan malam, setelah itu lanjut latihan soal. Untuk TKA, saya memilih fokus pada mata pelajaran sosiologi dan matematika tingkat lanjut,” tutur Fahira.

Semangat serupa juga datang dari siswa SMK. Muhammad Fharel Afandgy dari SMK Negeri 10 Makassar dan Muhammad Jibril Sumardin Sadahur dari SMK Negeri 3 Makassar berharap TKA bisa menjadi momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, baik untuk melanjutkan ke universitas maupun membuka peluang kerja yang lebih baik.

Dukungan Penuh dari Sekolah

Pihak sekolah juga tidak tinggal diam. Berbagai program dukungan telah disiapkan untuk memastikan siswa siap menghadapi TKA. Afni Nurfadhilah, guru Informatika di SMA Negeri 9 Makassar, menjelaskan bahwa sekolahnya rutin menyisipkan latihan soal TKA di setiap mata pelajaran terkait.

“Kami memberikan pelatihan rutin sejak awal semester. Setiap kali ada mata pelajaran yang akan diujikan, kami sisipkan latihan soal dan pembahasan selama dua jam pelajaran. Kami berharap hasil TKA bisa sejalan dengan nilai rapor agar peluang siswa di jalur SNBP semakin besar,” terang Afni.

Dari sisi teknis, SMK Muhammadiyah 3 Makassar juga telah siap. Guru setempat, Junardi, menyatakan semua sarana dan prasarana telah memadai.

“Secara teknis kami sudah siap. Kami juga menyediakan latihan soal TKA secara daring melalui laman sekolah serta pendampingan dari guru mata pelajaran pilihan siswa,” jelasnya.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMA Negeri 23 Makassar, Andi Tamang, menambahkan bahwa sosialisasi dan penyiapan infrastruktur seperti jaringan internet dan laptop telah dilakukan. Ia pun berpesan kepada para siswa agar tetap bersemangat.

“Untuk anak-anakku, tetap semangat dan jangan menyerah. Semua proses ini pasti bisa dilalui, dan hasil kerja keras kalian akan menentukan kesuksesan di masa depan,” pesannya.

```