Sabtu, Oktober 16, 2021

Gubernur Nurdin Abdullah Luncurkan Batik Resmi Bulukumba

Populer

BULUKUMBA, Linisiar.id – Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah (NA) meluncurkan batik resmi Kabupaten Bulukumba dengan desain gambar Pahlawan Nasional HA Sultan Daeng Radja bertepatan dengan perayaan Hari ulang Tahun (HUT) Bulukumban ke-59 tahun.

Gubernur Sulsel usai agenda peluncuran pada keterangan persnya, mengaku bangga dengan motif yang lokal dan hadirnya pahlawan nasional asal Bulukumba dalam desain baju tersebut.

“Dengan bangga hati dengan melaunching batik resmi Pemerintah Kabupaten Bulukumba desainnya menggunakan sebuah desain budaya dengan desain Andi Sultan Daeng Radja,” sebutnya.

Kemudian penyerahan uang pembinaan kepada atlet berprestasi Bulukumba oleh Bupati, disaksikan oleh gubernur. Selanjutnya, meninggalkan halaman Masjid Islamic Center Dato Tiro berjalan kurang lebih 150 meter. NA pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya Gedung Baru DPRD Bulukumba di Jalan Sultan Hasanuddin.

Menariknya, lobi bangunan berlantai tiga tersebut didekorasi menunjukkan ciri khas Kabupaten Bulukumba. Salah satunya, miniatur mahakarya Perahu Pinisi, perahu asal Bulukumba yang proses pembuatannya saat ini telah menjadi warisan dunia UNESCO.

Selanjutnya, NA melakukan peninjauan ke lokasi shelter pedagang kaki lima bantuan Kementerian Koperasi UKM RI di Taman Kota (eks Pasar Sentral Bulukumba).

Asal kata penamaan Bulukumba sendiri, seperti dilansir dari website resmi Pemerintah Daerah Bulukumba (www.bulukumbakab.go.id.).

“Kabupaten dengan mitologi penamaan Bulukumba ini, konon bersumber dari dua kata dalam bahasa Bugis yaitu ‘Bulu’ku’dan ‘Mupa’ yang dalam bahasa Indonesia berarti masih gunung milik saya atau tetap gunung milik saya,” ujarnya.

Kabupaten yang dijuluki Butta Panrita Lopi saat ini dipimpin oleh Bupati AM Sukri A Sappewali dan Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto.

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLANspot_img

Berita Terbaru