Dulu di Kandidat Lain, Kini Beralih Dukung Anir-Lutfi

PANGKEP, Linisiar.id – Migrasi dukungan kepada pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) kian berdatangan jelang pencoblosan Pilkada Pangkep. Ada berbagai lapisan masyarakat yang kini mantap memilih duet nomor urut 4 itu.

Alasannya semata karena cuma pasangan Anir-Lutfi yang menawarkan program pro rakyat. Program prioritas seperti bantuan Rp10 juta per kepala keluarga (KK) dianggap realistis dan masuk akal.

Misalnya pengakuan Suri, seorang pedagang kue di Kelurahan Boriappaka, Kecamatan Bungoro. Suri mengaku, sebelumnya mendukung kandidat lain pada Pilkada Pangkep 2020.

Suri mengatakan, alasan dirinya beralih mendukung Anir-Lutfi, sebab program prioritas paslon nomor urut 4 tersebut, sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Pangkep saat ini.

“Hari ini saya nyatakan dukungan saya untuk pasangan nomor 4 ini. Karena pasangan ini memiliki program yang sangat nyata dan masuk akal dibanding tiga calon lainnya. Termasuk calon yang saya dukung sebelumnya,” ujar Suri, Sabtu (7/11/2020).

Salah satu program yang membuat Suri mengalihkan dukungannya, yakni bantuan untuk UMKM Rp5-10 juta.

“Bagi saya ini adalah program yang sangat saya butuhkan, apalagi saya menjual kue. Sehingga dengan adanya program ini, ke depannya bisa membantu dagangan saya supaya bisa lebih berkembang lagi dari sebelumnya,” tambah Suri.

Selain program tersebut, bantuan kesejahteraan ekonomi keluarga Rp10 juta per kepala keluarga (KK), juga membuat Suri semakin yakin dengan pilihannya.

“Program bantuan ekonomi rumah tangga Rp10 juta per KK yang membuat saya sangat yakin, bahwa inilah pasangan calon yang betul-betul memikirkan kesejahteraan rakyat, dan berniat mengentaskan kemiskinan di Pangkep yang mana menurut data BPS, Pangkep berada di urutan kedua termiskin di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

“Sehingga dengan adanya program ini, kami masyarakat menengah ke bawah sangat terbantu. Dan ibu-ibu rumah tangga dapat membuat usaha-usaha baru dengan bantuan ekonomi rumah tangga tersebut,” pungkas Suri. (*)