DPRD Makassar Minta Pemkot Tidak Kesusu Buka THM

MAKASSAR, Linisiar.id – Anggota Komisi B Hasanuddin Leo mengatakan, DPRD Kota Makassar belum mengizinkan tempat hiburan malam untuk dibuka saat ini.

Penolakan tempat hiburam malam atau THM dibuka saat ini bukan tanpa alasan. Dia khawatir akan muncul klaster baru jika dibuka saat penularan belum terkendali dan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan masih rendah.

Anggota Fraksi PAN itu bilang sangat memahami pendapatan di sektor ini menukik tajam. Tetapi kata dia, penurunan itu tidak bisa dijadikan alasan untuk beroperasi saat ini.

“Tempat hiburan ini kan menghabiskan waktu untuk berkumpul dan sulit mengatur jarak pengunjung. Itu kan sangat rawan. Ada satu situasi yang lebih urgen yang perlu diindahkan daripada sekadar ekonomi,” tegas Leo, sapaan karib Hasanuddin Leo.

Politikus Partai Amanat Nasional itu tak menampik kemungkinan dalam waktu dekat bisa jadi akan dibuka kembali tempat-tempat hiburan malam.

“Sekarang sudah mulai tahapan untuk mulai pembukaan (THM), tetapi bukan cuma tempat hiburan, juga hotel, dan seterusnya,” ujarnya.

Kendati demikian, ia masih berharap pengusaha bersabar untuk tidak membuka bisnisnya. Ia khawatir akan menjadi klaster baru di tempat hiburan tersebut.

Kepala Bidang Pajak Daerah II Bapenda Kota Makassar, Husni Mubarak sebelumnya menyebut, pajak hiburan pada bulan Mei lalu hanya menukik tajam.

Pendapatan Pemkot Makassar dari subsektor pariwisata ini hanya Rp2 juta pada Mei lali. Angka itu sangat jauh dibanding sebelum pandemi Covid-19. Sebulan Pemkot Makassar dapat meraup pendapatan dari sektor hiburan sekitar Rp4 miliar.

Pembukaan kembali THM masih sebatas wacana. Namun Dinas Pariwisata sudah melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan di tempat hiburan malam.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kamelia Thamrin mengatakan, pihaknya masih menunggu izin pembukaan THM dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Makassar. (#)