Ditemui Anir, Fatimah: Pesan Almarhum Ayah Saya Pilih Anir-Lutfi

PANGKEP, Linisiar.id – Calon bupati Pangkep nomor urut 4, Andi Nirawati blusukan ke dermaga pasar dan penyeberangan Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Sabtu (3/10/2020).

Anir sapaan akrabnya, menyalami dan menyapa masyarakat. Anir menuju dermaga pasar, dan melihat langsung kondisi penyeberangan menuju kepulauan di Pangkep.

Situasi di penyeberang cukup ramai. Warga antusias kedatangan satu-satunya calon bupati perempuan itu, dan menyambangi kawasan pasar yang ramai.

Salah satu pengunjung, Fatimah sangat senang bisa bertemu calon bupati yang didukungnya. Dirinya sampai meneteskan air mata saat Anir memeluknya.

Fatimah bercerita tentang pesan almarhum ayahnya, agar memilih Anir-Lutfi di Pilkada Pangkep 2020.

“Sebelum meninggal, ayah saya berpesan agar mendukung Anir-Lutfi. Karena kerja Anir di DPRD Sulsel telah terbukti, sudah adami. Itu ibu perjuangkan modal usaha,” kata Fatimah asal Desa Mattirolangi Tupabbiring Selatan.

Di hadapan warga pulau dan pengunjung Dermaga Pasar, Anir menjelaskan pihaknya bakal memberikan bantuan usaha cuma-cuma, bentuknya bukan pinjaman tapi bantuan kepada masing-masing KK dan juga kepada pedagang kecil atau UMKM.

“Untuk bantuan modal Rp10 juta per KK itu kami beri bantuan. Jadi bapak-ibu hanya pertanggungjawabkan, tidak perlu dikembalikan. Nantinya juga ada balai keterampilan di tingkat kecamatan kerja sama dengan BUMDES. Di situ kita bantu keterampilan hingga pemasarannya,” jelas mantan anggota DPRD Sulsel ini disambut aplaus warga.

Dia membenarkan kalau sampai saat ini, pihaknya tengah mengawal 100 lebih UMKM yang mendapatkan bantuan modal sejak dirinya menjabat di DPRD Sulsel.

“Saya sudah data juga di DPRD provinsi, ada UMKM yang saya bina dan sekarang sudah proses dan sudah kita buka rekening. InsyaAllah ini mau cair,” beber alumni HMI cabang Makassar ini.

Dia menambahkan, bantuan modal tersebut tidak sekadar bantuan. Tetapi akan tetap dibimbing. Akan ada layanan konsultasi bimbingan jadi pedagang mandiri.

Program prioritas Anir-Lutfi lainnya, yakni memberikan insentif modal usaha bagi pedagang ataupun kepala keluarga yang ingin berusaha.

Dalam bidang ekonomi misalnya, pihaknya berencana mengembangkan UMKM yang mandiri dengan pemberian dana stimulus sebesar Rp 5 Juta per tahun bagi 1.000 UMKM.

Selain itu, menciptakan wirausaha kaum muda dan milenial dengan workshop dan pendampingan, melakukan pemberdayaan pengusaha lokal melalui partisipasi dalam penyerapan APBD, penyediaan sarana Wi-FI untuk industri rumahan, membuat festival tahunan ekonomi kreatif, pemberian paket keluarga sejahtera pengembangan ekonomi senilai Rp10 juta per KK. (*)