Di Kariango Suaib Mansur Tak Ulas Visi Misi, Banyak Curhat ke Keluarga

LUTRA, Linisiar.id — Berkunjung ke Desa Kariango, Suaib Mansur tak banyak bicara tentang program dan visi misi. Mantan kepala dinas PU Luwu Utara itu meminta dukungan dan restu keluarga besarnya.

Berbeda dari titik kampanye sebelumnya, Suaib Mansur banyak mengulas tentang program dan visi misi BISA untuk lima tahun kedepan, jika nantinya terpilih.

Malam kemarin di Desa Kariango, Suaib Mansur banyak curhat kepada masyarakat di sana, yang sebagian besar adalah keluarga besar Suaib.

”Mungkin disini tepatnya saya curhat saja dulu ke keluarga saya. Disini keluarga besar saya,” kata Suaib mengawali sambutanya, Selasa (27/10/2020).

Suaib menceritakan banyak hal, tentang kedekatanya dengan masyarakat Kariango. Setiap tahun, usai masyarakat memanen padinya, dirinya selalu hadir menikmati hasil panen bersama keluarga besarnya.

”Inikan baru habis panen juga, tadi dijalan pikiran saya kita makan nasi baru lagi ini. Jadi kayanya disini saya tidak kampanye, karena keluarga saya semua,” tutur Suaib.

Saat itu, Suaib juga menceritakan hari harinya selama menjadi calon wakil bupati, yang setiap hari disibukkan dengan agenda sosialisasi atau silaturahmi dengan masyarakat.

”Dulu karena sibuk dengan pekerjaan, hampir tidak ada waktu untuk berkunjung kesana kemari menemui keluarga keluarga. Selama saya keliling kampanye, Alhamdulillah hampir disetiap kecamatan saya bertemu keluarga, jadi kesempatan juga untuk lebih mengetahui sil silah keluarga,” ungkapnya.

“Jadi sekali lagi mohon doa restunya, mohon dukungan dan suaranya. Karena amanah kedepanya bisa saya terima, jika semua keluarga disini mendukung dan memilih Indah-Suaib 9 Desember mendatang,” sambung mantan kepala dinas PU Luwu Utara itu.

Memutuskan maju sebagai colon wakil bupati mendampingi Indah Putri Indriani, hanya karena ingin memperluas ladang pengabdianya. Melepaskan karirnya sebagai ASN tentu sebuah pengorbanan yang besar bagi Suaib.

”Kalau hanya karena jabatan, mending saya bertahan di Dinas PU. Banyak orang yang mau disitu, tapi demi pengabdian yang lebih luas saya lepas. Saya masih bisa berkarya 10 tahun sebagai ASN, pangkat golongan saya juga sudah bisa dikatakan wah, tapi bukan semata mata untuk itu. Intinya bagaimana kita bisa berbuat untuk masyarakat Luwu Utara lebih maju,” tutup Suaib. (*)