Berita  

Corona dan Banjir Hantam Korea Utara, Presiden Tolak Bantuan Luar Negeri

Presiden Korea Utara, Kim Jong Un
Bagikan

SULSELONLINE.COM – Meski Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un beberapa kali menyangkal adanya kasus positif Covid-19 di negaranya, akhirnya terungkap banyak warga terpapar virus corona.

Bahkan sang presiden, telah melakukan lockdown di beberapa kota besar yang berdekatan dengan Korea Selatan.

Kim Jong Un menegaskan, perbatasan Korea Utara akan ditutup dan bantuan dari luar negeri akan ditolak sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Al Jazeera akhir pekan ini mengabarkan, Kim Jong Un berdalih menolak bantuan dari luar negeri karena semakin memburuknya kasus Covid-19 di seluruh dunia. Mereka khawatir bantuan dari luar justru menjadi media pembawa virus ini.   

Kim Jong Un mengatakan, yang harus dilakukan Korea Utara saat ini adalah menutup lebih rapat lagi seluruh perbatasan.

Padahal, selain pandemi Covid-19 yang membuat perekonomian lumpuh, Korea Utara juga dilanda banjir besar. Namun, mereka menolak bantuan dari negara lain.

Korea Utara saat ini dikabarkan sedang gencar melakukan kampanye anti virus corona, karena munculnya kasus-kasus baru.

Pada waktu yang bersamaan, bencana alam hebat melanda beberapa wilayah Korea Utara berupa banjir yang merusak akses public, seperti jembatan dan jalan.

Al-Jazeera melaporkan, sekitar 39.296 hektare ladang di Korea Utara rusak karena banjir, sehingga berpotensi memperparah ketahanan pangan negara itu.

Selain itu, tercatat 16.680 rumah dan 630 bangunan publik hancur atau tergenang. Namun, media sulit mendapat informasi mengenai korban luka atau tewas. (*)

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *