Cawalkot Makassar, Andi Mustaman Akan Libatkan Milenial Dalam Setiap Agenda Pembangunan

MAKASSAR, Linisiar.id – Bakal calon Wali Kota Makassar periode 2020-2025 Andi Mustaman memiliki tiga misi utama dalam programnya yakni pembangunan manusia, pembangunan lingkungan dan pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Untuk menjalankan misi ini, Aman sapaan akrab Andi Mustaman menegaskan akan melibatkan generasi milenial dalam setiap agenda pembangunan. Kata dia, generasi ini erat kaitannya dengan teknologi, khususnya internet dan media sosial.

“Pada tahun 2034 nanti bonus demografi akan mencapai puncaknya. Karena itu dibutuhkan keterlibatan kaum millennial dari saat ini untuk merancang dan memaksimalkan pembangunan,” jelas mantan anggota DPRD Sulsel ini saat ditemui, di salah satu warkop Jalan Hertasning, Jumat (20/12/2019).

Aman mengingatkan kepada generasi milenial agar selalu melihat masa depan. Tokoh pendidikan Sulawesi Selatan ini ingin agar gerakan pemuda mulai berani keluar dari cangkang alias lingkup batas wilayah.

Sehingga sepak terjang mereka tidak hanya dikenal di Makassar melainkan juga nasional bahkan tingkat dunia. Maka dari itu Aman menyarankan agar gerakan pemuda lebih visioner dan percaya diri.

“Ayo kaum milenial Kota Makassar kita bicarakan masa depan karena kekuatan anak muda ada pada imajinasi mereka akan masa depan. Saat ini adalah era digital, dimana kita bisa mengakses informasi dan menyebarkan informasi secara global,” tegas Aman.

Namun, kata Aman untuk melibatkan generasi milenial dalam pembangunan harus didahului dengan pengembangan sumberdaya manusia yang dapat meningkatkan perekonomian.

Ia menjelasakan bagaimana cara memulai agar kaum milenial Kota Makassar dapat lebih visioner dan percaya diri. Kata dia, saat ini pemerintah belum secara maksimal memberikan ruang-ruang kreatif kepada pemuda.

“Pemerintah perlu hadir dalam memberikan akses maupun fasilitas kepada milenial untuk melakukan inovasi, saya kira banyak contoh di luar negeri bagaimana mereka memaksimalkan potensi pemudanya,” jelasnya.

“Saya kira banyak penghambat dari pengembangan SDM ini. Seperti dari data BPS menunjukkan rata-rata milenial di Indonesia hanya menyelesaikan pendidikan sampai kelas 1 SMU. Belum lagi di data BPS bahwa millennial yang mengakses internet hanya sekitar 56,42 persen,” lanjutnya.

Salah satu program yang akan dilakukannya jika diberikan amanah memimpin Kota Makassar 2020 mendatang, Aman akan membangun sebuah fasilitas untuk ruang kreatifitas pemuda yang dapat diakses secara mudah, gratis serta fasilitas lengkap. Yang tak kalah penting adalah akses pendidikan yang mudah dan gratis harus dinikmati semua kalangan. (*)