MAKASSAR, Linisiar.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, menyoroti masih banyaknya pasangan calon di Pilkada 2020 yang mengabaikan protokol kesehatan.
Bawaslu mencatat, ada 141 bapaslon yang melanggar protokol kesehatan di hari pertama pendaftaran.
Dan 102 bapaslon yang melanggar protokol kesehatan di hari kedua pendaftaran.
Temuan Bawaslu lainnya, ada sebanyak 20 bapaslon datang ke KPU untuk mendaftar tanpa membawa surat hasil pemeriksaan tes SWAB.
Hal itu diungkap Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Fritz Edward Siregar.
“Kami mengingatkan semangat penyelenggaraan Pemilihan 2020 yang sehat dengan penerapan protokol Covid-19 yang ketat. Ini bukan hanya tugas KPU dan Bawaslu. Tapi juga ketegasan, Kepolisian, TNI, Satpol PP, Kemendagri serta Satgas Covid-19 untuk bisa melaksanakan Pemilihan 2020,” terang Fritz.
Seperti diketahui, tahap pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) Pemilihan 2020 resmi ditutup pada pukul 24.00, Minggu 6 September 2020.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pencalonan (Silon), tercatat ada 687 bapaslon yang diterima pendaftarannya.
Dari jumlah tersebut, 22 bapaslon mendaftar untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, 570 mendaftar untuk pemilihan bupati dan wakil bupati sementara 95 mendaftar untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota.
“Adapun untuk jumlah berdasarkan jenis kelamin, 1.233 bakal pasangan calon merupakan laki-laki dan 141 perempuan. Sebanyak 626 diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik dan 61 maju dari jalur perseorangan,” terang Ketua KPU RI Arief Budiman, Senin (7/9/2020).
Arief mengingatkan pentingnya semua pihak untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Terutama dalam setiap tahapan pilkada yang melibatkan banyak orang.
Appi-Rahman Paling Patuh
Sementara itu Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman) disebut sebagai pasangan yang paling patuh terhadap protokol kesehatan, saat datang mendaftar ke KPU Makassar, Minggu (6/9/2020) lalu. Hal itu bahkan diakui KPU Makassar.
“Alhamdulillah kita sudah mengantar Appi-Rahman mendaftar ke KPU Makassar. KPU Makassar menyebut pasangan Appi-Rahman paling patuh dan tertib terhadap protokol kesehatan. Artinya, ini adalah modal awal untuk kita memenangkan Pilwalkot Makassar,” papar Ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali, Rabu (9/9/2020).
Memang tidak salah jika demikian penilaian KPU Makassar. Pasangan Appi-Rahman sangat memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, saat datang mendaftar.
Semua pihak yang terlibat mengantar Appi-Rahman, harus dites SWAB dulu. Yang hasilnya negatif, boleh ikut mengantar. Sebaliknya yang positif, diminta untuk isolasi mandiri.
Appi pun berpesan kepada para relawan dan simpatisannya. Kedepan, ada dua kegiatan tahapan yang melibatkan banyak orang.
“Ada penetapan calon dan pencabutan nomor urut. Serta debat kandidat. Di dua momen ini mari kita tetap terapkan protokol standar kesehatan pencegahan Covid-19,” demikan Appi. (*)












