Senin, Maret 1, 2021

Bantu Pulihkan Ekonomi Petani, Pemuda Luwu Inisiator Tuak Manis jadi Gula Semut dan ‘gulaNA Professor’

Populer

Luwu, Linisiar.id – Ketua Forum Pemuda Pantau Kinerja Eksekutif & Legislatif (FP2KEL) Kabupaten Luwu, Ismail Ishak menjadi salah satu pemuda yang menginsiasi bahan tuak manis untuk diproduksi menjadi gula semut.

Selain untuk mengurangi peredaran minuman keras (miras) jenis tuak ballo apalagi jelang tahun baru, kata Ismail, usaha pengolahan gula semut bisa menambah penghasilan ekonomi masyarakat di tengah-tengah pandemi covid-19.

“Usaha gula semut bisa menjadi salah satu usaha pemulihan ekonomi masyarakat. Gula semut kan menjadi kebutuhan masyarakat saat ini untuk menjadi bahan pemanis makanan kue dan minuman. Penggunaan gula semut untuk bahan pemanis juga sangat baik untuk kesehatan,” ujar Ismail, Selasa, (29/12/2020).

Saat ini dirinya yang aktif sebagai Pendamping Kehutanan, tengah melakukan pengembangan gula semut “gulaNA Professor” untuk dipasarkan secara lokal dan mancanegara.

Keberhasilannya pun telah membawa Kelompok Tani Hutan (KTH) Sepakat Desa Kaladi Darussalam Kecamatan Suli Bara bertemu dengan Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Nurdin Abdullah baru-baru ini.

Dalam pertemun dengan Gubernur Sulawesi Selatan, pihaknya mendapat respon yang sangat bagus karena dikatakannya Gubernur Sulawesi Selatan akan membantu pemasaran gula semut ini secara lokal dan mancanegara.

- Advertisement -

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLAN

Berita Terbaru