Selasa, April 13, 2021

Aliansi Perempuan Palopo Demo, Desak Kapolres Serius Tangani Kasus Kekerasan Seksual

Populer

Palopo, Linisiar.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Palopo (APP) melakukan aksi di depan Mapolres Kota Palopo, Senin (8/3/2021).

Aksi tersebut dilakukan untuk memperingati International Womens’s Day. Dalam aksi itu para mahasiswi menyuarakan beberapa tuntutan untuk perlindungan perempuan.

Pantauan Linisiar.id massa aksi yang didominasi kaum hawa ini mengibarkan sejumlah bendera, poster, bahkan membentangkan spanduk yang bertulis “Kami Butuh Perlindungan Bukan Kecaman”.

Jedral Lapangan (JENDLAP) Iis Nila Sari menjelaskan, melihat kasus kekerasan terhadap perempuan di Palopo banyak yabg tidak terkuak, m dikarenakan oleh rasa takut korban untuk melaporkan karena tidak adanya payung hukum yang melindungi korban dari intimidasi.

Seharusnya pemerintah juga sigap untuk segera mengesahkan RUU PKS sebagai payung hukum untuk para korban kekerasan seksual yang didalamnya terdapat 9 tindak pidana.

“Yaitu Pelecehan Seksual, Eksploitasi Seksual, Pemaksaan Kontrasepsi, Aborsi, Perkosaan, Pemaksaan Perkawinan, Pelacuaran, Perbudakan Seksual dan Penyiksaan Seksual. Itu semuanya RUU PKS merupakan solusi komprehensif dan mencegah keberulangan terjadinya kejahatan seksual khususnya Kota Palopo,” tuturnya.

Peserta aksi juga menyuarakan beberapa tuntutan diantaranya, Tangkap dan adili oknum yang terlibat dalam kasus human traficking di Palopo, Mendesak Kapolres untuk lebih serius menangani kasus kekerasan dan sahkan RUU PKS.

- Advertisement -

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLAN

Berita Terbaru