Meski Pandemi Pasar Tradisional Keppe Selalu Mengedepankan Protkes

Suasana Pasar Keppe di Desa Rante Belu, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Jumat (26/2/2021)
Bagikan

Luwu, Linisiar – Pasar Keppe di Desa Rante Belu, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu,
selalu mengedepankan Protokol Kesehatan (Protkes).

Itu terbukti dari pantaun langsung Linisiar.id, Jumat (26/2/2021) pagi.

Proses jual beli berlangsung seperti biasanya. Pembeda hanya pedagang dan pembeli sama-sama menggunakan masker serta menjaga jarak.

Pengelolah Pasar Tradisional Keppe, Gufran mengatakan, selama pandemi pasar hanya buka dua kali per peken. Senin dan Jumat.

Menurutnya, penanganan wabah Covid-19 tidak hanya menjadi tugas pokok pemerintah saja.

“Melainkan masyarakat juga wajib turut andil untuk membantu menghentikan penyebaran virus ini, apatah lagi dalam situasi di pasar jadi wajib hukumnya masyrakat mengedepankan protkes,” ucapnya.

Pernyataan Gufran ini selaras dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI NO HK.01.07/Menkes/382/2020.

Pemerintah menganjurkan kepada pengelola pasar untuk memerhatikan penertiban kedisiplinan masyarakat pasar, seperti menyediakan fasilitas cuci tangan, menjaga jarak aman antar pedagang, melakukan disinfeksi secara berkala, dan menyediakan ruangan khusus bagi warga pasar yang mengalami gejala gangguan kesehatan saat di pasar. (Ayyub)

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *