RANTEPAO, Linisiar.id— Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sulsel, Rudy Djamaluddin, juga Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, melakukan pinanjuan jalan poros antara Rantepao (Toraja Utara)-Bua (Luwu), Sabtu (7/3/2020).
Kabupaten Toraja Utara, merupakan salah satu daerah yang paling sering dikunjungi para wisatawan. Nurdin Abdullah, dalam kunjungannya, mengatakan, jalan poros yang ada di Toraja Utara perlu dilakukan pelebaran jalan. Kata dia, ini merupkan salah satu upaya meningkatkan kunjungan para wisatawan.
“Ini Kete Kesu [kawasan wisata di Toraja Utara
], jalannya 3,5 meter di bawah standar. Ini menjadi keluhan para turis. Makanya kita punya jalan standar provinsi ini minimal 7 meter, tambah 2 meter bahu jalan,” kata dia.
Saat ini di Toraja Utara terdapat 17 objek wisata unggulan. Kabupaten tujuan wisata utama di Sulsel ini, semakin berbenah dalam menghadirkan objek wisata yang semakin berkualitas dan beragam.
Kalatiku Paembonan bilang, Toraja Utara menyiapkan 387 objek wisata baru yang berpotensi menjadi objek wisata unggulan. Kata dia, hal ini sudah laporkan ke Gubernur Sulsel, dan responnya sangat positif. Ini juga sangat sejalan dengan langkah-langkah yang dikembangkan bersama di sektor pariwisata.
“Bahkan sekaligus dapat merupakan penjabaran dari ide beliau, harapan beliau. Bagaimana menghadirkan pariwisata Sulawesi Selatan yang bertaraf internasional,” sebutnya.
Sementara itu, Rudy Djamaluddin mengatakan, pelebaran jalan ini untuk lebih memperlancar proses pengaspalan ke depan. Jalan telah dilebarkan, dan tahun 2020 ini akan selesaikan dengan lebar jalan standar provinsi.
“Ini rencananya kita akan terus sampai batas Rantepao-Bua. Nanti kita sambung lagi 12 Km sampai dengan Bastem, itu untuk tahap 2020,” jelasnya.
Reporter: Efrat Syafaat Siregar
Editor: Rizal P












