MAKASSAR, Linisiar.id – Kapolsek Cempa, Polres Pinrang AKP Akbar Andi yang melalui aksinya bersimpuh dihadapan massa demi menolong nyawa warga pada November 2019, akhirnya dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) oleh Kapolri Jenderal Idham Azis.
“Kenaikan pangkat luar biasa kepada anggota Polri sebagai bentuk apresiasi pimpinan terhadap prestasi anggota dalam melaksanakan tugas di lapangan dan dianggap melebihi semangat rela berkorban yang melampaui panggilan tugasnya,” ujar Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe di Makassar, Sabtu.
Penghargaan Kapolri tersebut didasari dengan Keputusan Kapolri Nomor: KEP/178/I/2020 tanggal 28 Januari 2020 tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Berdasarkan keputusan itu, kemudian ditindaklanjuti dalam Surat Telegram Kapolri yang ditandatangani oleh Karo Bingkar, Asisten SDM Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo dengan Nomor: STR/38/I/KEP/2020 tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa.
Andi Akbar yang baru naik pangkat menjadi Ajun Komisaris Polisi (AKP) dari Inspektur Satu (Iptu) pada Januari 2020 ini kemudian dianugerahi KPLB sehingga pangkatnya dinaikkan satu tingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Polisi (Kompol).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan AKP Akbar Andi diberi penghargaan atas aksinya yang viral saat bersimpuh melindungi seorang penambang yang nyaris tewas dikeroyok massa.
Saat kejadian, kata Ibrahim Tompo, korban yang sudah dalam kondisi terluka karena senjata tajam ditengah kerumunan massa, Kapolsek Cempa Iptu Andi Akbar langsung masuk ke tengah kerumunan dan bersimpuh memohon pengampunan nyawa seorang penambang tersebut.
Atas aksinya bersimpuh dan menghalau senjata tajam jenis parang yang diarahkan massa kepada korban yang sudah tidak berdaya itu, amarah para warga itu mereda dan menghentikan penganiayaan tersebut.
“Saat itu, disebuah kebun dengan cara berlutut dan bersimpuh memohon agar massa tidak melakukan aksi anarkis di Desa Salipolo pada Selasa 5 November 2019 lalu. Kapolsek tanpa rasa takut terus menghalau massa yang menghunuskan parangnya terhadap korban, tapi itu efektif menyelamatkan nyawa penambang tersebut,” ucap Kombes Pol Ibrahim Tompo.
Reporter: M. Hasan
Editor: Rizal P












