Warga Tak Taat Pajak, Bapenda Palopo akan Umumkan Namanya

Kepala Bapenda Palopo, Abd Waris

PALOPO, LINISIAR.ID — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palopo kembali mengingatkan kepada masyarakat Kota Palopo agar segera membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebelum batas waktunya pembayarannya lewat.

Batas waktu jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) pada 31 Oktober 2020.

Hal itu disampaikan Kepala Bapenda Palopo, Abdul Waris Kepada Linisiar.id Via Sambungan Telepon, Kamis (15/10/2020).

“Bagi warga yang belum membayar (PBB). Diimbau untuk seger melunasi, karena jatuh tempo pelunasan hanya sampai 31 Oktober 2020,” kata Abdul Waris. “Setelah 31 oktober, akan ada denda sebesar 2 persen setiap bulannya,” tambahnya.

Untuk sistem pembayaran PBB di 9 kecamatan yang ada di Palopo dibagi dua model.

“Untuk kecamatan Telluwanua, Wara Barat, Mungkajang dan sendana itu langsung dibayar di kolektor. Sementara kecamatan lainnya yakni Wara, Wara Utara, Bara, Wara Timur dan Wara Selatan, pembayarannya melalui Bank Sulselbar,” jelasnya.

Hingga saat ini, dari target Rp3,8 miliar PBB sudah terealisasi sekitar 76 persen.

Sementara Kepala Bapenda Palopo, Abdul Waris, menyampaikan Bapenda akan mengumumkan nama wajib pajak yang nakal atau tidak taat pajak untuk memberi efek jera kepada wajib pajak berssangkutan.

“Kita minta untuk segera melunasi jika tidak ingin namanya kita umumkan,” tegasnya.(*)