JAKARTA, LINISIAR.ID — Kabar duka menyelimuti masyarakat Sulawesi Selatan dan panggung nasional. Mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Mayjen TNI (Purn) Drs. Achmad Tanribali Lamo, S.H., meninggal dunia pada Selasa (13/10/2026) malam.
Almarhum mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 19.47 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, dalam usia 73 tahun.
Informasi kepergian almarhum dikonfirmasi oleh pihak keluarga melalui pesan resmi yang beredar. Pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan almarhum semasa hidup serta memohon doa dari segenap kerabat, kolega, dan masyarakat.
“Bagi kami pihak keluarga, beliau adalah sosok panutan yang penuh kasih sayang dan ingin selalu memberikan terbaik bagi keluarga maupun orang lain. Bagi bangsa dan negara, beliau adalah prajurit yang telah mendarmabaktikan jiwa raganya dengan penuh kehormatan,” tulis pernyataan resmi pihak keluarga.
Rekam Jejak dan Pengabdian
Tanribali Lamo yang lahir di Bone, Sulawesi Selatan, pada 15 November 1952, dikenal sebagai sosok prajurit TNI Angkatan Darat sekaligus birokrat ulung. Putra dari mantan Gubernur Sulsel Mayjen TNI (Purn) Achmad Lamo ini memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdian kepada negara.
Beberapa posisi strategis yang pernah diemban almarhum di antaranya:
Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (2008) pada masa transisi kepemimpinan daerah.
Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik (Dirjen Kesbangpol) Kementerian Dalam Negeri RI (2009–2015).
Penjabat Gubernur di sejumlah daerah konflik/transisi, termasuk Papua Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.
Keandalan almarhum dalam menjaga kondusivitas wilayah saat menjabat sebagai penjabat gubernur di berbagai daerah menjadikannya salah satu figur pamong senior yang sangat dihormati di lingkungan Kementerian Dalam Negeri maupun Tentara Nasional Indonesia.
Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, dengan penghormatan militer.













