Metro  

Tiga Tahun Lumpuh dan Tinggal di Gubuk, Dg Sangkala Dapat Bantuan dari Andi Sudirman Sulaiman

PENYALURAN BANTUAN: Tim Reaksi Cepat (TRC) Pemprov Sulsel menyerahkan bantuan dari Gubernur Andi Sudirman Sulaiman kepada Dg Sangkala (57), warga penderita lumpuh yang tinggal di gubuk sederhana di Dusun Je'netallasa Barat, Desa Je'netallasa, Kabupaten Jeneponto.
PENYALURAN BANTUAN: Tim Reaksi Cepat (TRC) Pemprov Sulsel menyerahkan bantuan dari Gubernur Andi Sudirman Sulaiman kepada Dg Sangkala (57), warga penderita lumpuh yang tinggal di gubuk sederhana di Dusun Je'netallasa Barat, Desa Je'netallasa, Kabupaten Jeneponto.
Bagikan

MAKASSAR, LINISIAR.ID – Di sebuah gubuk sederhana di Je’netallasa Barat, Desa Je’netallasa, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Dg Sangkala (57), menjalani hari-harinya dalam keterbatasan. Selama tiga tahun terakhir, pria lansia ini menderita lumpuh dan hidup bergantung pada bantuan keluarga serta warga sekitar.

Kondisi keprihatinan tersebut mengetuk hati Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Melalui tim relawan, Gubernur Sulsel menyalurkan bantuan kepada Dg Sangkala untuk membantu meredankan beban hidup serta perbaikan kondisi tempat tinggalnya.

Bantuan disalurkan melalui perwakilan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pemprov Sulsel. Saat mengunjungi lokasi, tim relawan menemukan bahwa selain menderita kelumpuhan, Dg Sangkala juga belum memiliki dokumen kependudukan yang lengkap karena sebelumnya pernah berpindah tempat tinggal dari Makassar ke Jeneponto.

Sebagai langkah konkret penanganan, Pemprov Sulsel berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan pemerintah setempat guna pengurusan dokumen kependudukan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta perbaikan tempat tinggal dan penyediaan jaringan penerangan bagi Dg Sangkala.

Pemerintah setempat beserta keluarga Dg Sangkala menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Gubernur Sulsel. Bantuan ini diharapkan dapat memberi harapan baru bagi Dg Sangkala untuk menjalani kehidupan yang lebih layak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *