Pesan Nurdin Abdullah Saat Melantik Empat Kepala Daerah

Pelantikan empat pasang kepala daerah hasil Pilkada Daerah Serentak 2018 di Kampus Unhas Makassar.

MAKASSAR, Linisiar.ID – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah melantik empat kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak di Gedung Baruga AP Pettarani Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Rabu (26/9/2018).

Mereka yang dilantik Bupati dan Wakil Bupati Bone A Fahsar M Padjalangi – Ambo Dalle, Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng Ilham Azikin – Sahabuddin, Bupati dan Wakil Bupati Sinjai A Seto Gadhista Asapa – A Kartini Ottong, serta Walikota dan Wakil Walikota Palopo Judas Amir – Rahmat Masri Bandaso.

“Saya mengucapkan selamat atas terpilihnya bupati dan wali kota. Saya yakin masyarakat sangat bangga menyambut kedatangan saudara-saudara sebagai bupati dan wakil bupati, rakyat telah memilih dan memberikan kepercayaan,” kata Nurdin.

Saat membacakan sambutan, gubernur menekankan pentingnya peran kepala daerah untuk mensejahterakan rakyat, mandiri secara ekonomi, dan mengedepankan budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal.

“Merealisasikan kemandirian ekonomi dengan selalu berlandaskan budaya, adat istiadat dan kearifan lokal,” ujarnya.

Nurdin menyampaikan persoalan yang dihadapi saat ini bukan hanya persoalan ekonomi. Tetapi mengelola kemajemukan yang ada di masyarakat, yang harus dikelola dengan baik sehingga menjadi kekuatan dalam masyarakat.

Dalam mewujudkan hal tersebut, pemerintah provinsi dan kabupaten kota harus bersinergi.

Selain itu, Pilkada serentak juga disebutnya sebagai modal awal untuk menyambut Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif ke depan. Hal ini hadir karena kerjasama semua pihak dalam mengawal Pilkada.

Bupati – Wakil Bupati dan Wali Kota serta Wakil Wali Kota, kata Nurdin, mempunyai tugas untuk memelihara ketentraman, ketertiban masyarakat, menerapkan tata pemerintahan yang bersih dan baik, menjaga norma dalam urusan pemerintahan, menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat, termasuk dengan Forkopimda.

“Jabatan saat ini bukanlah jabatan yang nikmat, tetapi jabatan yang penuh tantangan. Namun, berbekal latar belakang yang dimiliki, saya yakin amanah ini dapat dilaksanakan dengan baik,” harapnya.

Ia menegaskan, kepala daerah harus mampu menjaga kerukunan antar umat beragama, akses layanan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur, daya saing daerah dan kepastian hukum.

“Dipundak saudara-saudara, saya titipkan amanah rakyat untuk dilaksanakan sebaik-baiknya,” pesannya.

Tidak lupa pula, karena berbagai persoalan dan masalah di Sulsel dapat diselesaikan dengan baik, untuk itu Prof Nurdin menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejabat yang telah mengabdikan diri dan berkontribusi.

Seremoni pelantikan dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya, penyematan pangkat, sambutan oleh gubernur, doa, dan pemberian selamat kepada bupati-wali kota.

Sehari sebelumnya, para bupati dan walikota beserta wakilnya melakukan gladi bersih dan pelantikan di Unhas, serta Gubernur Sulsel menjamu makan malam di Rumah Jabatan sebagai bentuk rasa syukur.