Sabtu, Agustus 13, 2022

Persiapan KIPP Sulsel, Tim Pelaksana Warkop Indah Bimbing Inovator Susun Proposal Inovasi

Populer

LUWU UTARA, Linisiar.id — Tim Pelaksana Warkop Indah melakukan pendampingan dan bimbingan terkait cara mengisi dan menyusun proposal inovasi sesuai yang dipersyaratkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui aplikasi Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP).

Coaching proposal dilakukan selama tiga hari, mulai 12 – 14 Januari 2022.

“Alhamdulillah, hari pertama coaching penyusunan proposal selesai. 4 inovasi sudah tersimpan di dashboard JIPP,” kata Suharto, salah satu Anggota Tim Pelaksana Warkop Indah, Rabu (12/1/2022), di sela-sela kegiatan pendampingan coaching proposal di Sekretariat Warkop Indah.

Empat inovasi tersebut adalah Kejar Stunting (Dinas Kesehatan/Nisma), Japri Ka Boss (Dinas Pendidikan/Supiyan Sakti), Peka Desa Bergulir (Dinas PMD/Alimuddin), dan Go Pasar Indah (Dinas P2KUKM/Rakhmawati).

Sisanya, 6 proposal inovasi akan dibedah keesokan harinya.

Suharto mengatakan, coaching proposal yang dilakukan adalah bagian dari keseriusan Pemda Kabupaten Luwu Utara menyiapkan 10 inovasi terbaik untuk dapat bersaing dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan melalui aplikasi JIPP.

Pria yang akrab disapa Atto ini menyebutkan, ada 11 pertanyaan yang wajib diisi oleh inovator dalam JIPP.

Dari 11 pertanyaan, evaluasi inovasi memiliki bobot paling tinggi yakni 20%, karena dalam evaluasi ini harus menampilkan data sebelum dan setelah inovasi diterapkan.

“Evaluasi memiliki bobot paling tinggi yakni 20%, karena dalam evaluasi, inovator harus bisa menggambarkan secara detil apa dampak dan manfaat dari inovasi itu,” jelas Atto.

Selain itu, transferabilitas dan strategi keberlanjutan inovasi memiliki bobot tertinggi kedua (15%).

“Semua pertanyaan harus diisi oleh para inovator. Bagaimana cara mengisinya, ada teman-teman dari Tim Pelaksana Warkop Indah yang akan mendampingi dan membimbing para inovator bagaimana teknik menjawab 11 pertanyaan yang ada dalam JIPP,” jelas Atto.

“Teman yang lain juga akan membantu bagaimana menyusun narasi yang menarik. Nanti juga ada teman yang akan memeriksa kembali proposal agar narasinya sesuai kaidah dalam KBBI dan PUEBI. Intinya, Tim Pelaksana Warkop Indah siap membantu para inovator,” imbuhnya.

Masih Atto, inovator harus mampu mengikuti pola pikir yang ada dalam JIPP.

“Inovator harus bisa mengisi dan menyusun proposal dengan baik berdasarkan apa yang diinginkan dalam JIPP. Jangan keluar dari apa yang ditanyakan. Dijawab singkat, tapi jelas,” tandasnya. (LH)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru