PINRANG, LINISIAR.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel menyalurkan bantuan sosial kepada korban bencana tanah longsor di Kelurahan Mattiro Sompe dan Cappagalung, Kota Parepare, Selasa (16/12/2025).
Bencana tanah longsor tersebut terjadi pada Senin (15/12/2025) di dua lokasi berbeda. Longsor pertama terjadi sekitar pukul 09.35 Wita di Kelurahan Mattiro Sompe, disusul longsor kedua pada pukul 10.30 Wita di Kelurahan Cappagalung.
Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada rumah warga. Di Cappagalung, longsor merusak bagian dapur rumah milik Hj. Muhaiyang, sementara di Mattiro Sompe, rumah milik Linda terdampak material longsoran.
Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Amson Padolo, mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti laporan kejadian dengan menurunkan tim ke lokasi.
“Setelah menerima laporan, tim dari seksi kedaruratan dan logistik langsung melakukan survei dan asesmen di dua titik longsor untuk memastikan kondisi korban serta kebutuhan mendesak di lapangan,” ujar Amson.
Ia menjelaskan, hingga pukul 15.30 Wita pada hari kejadian, kondisi di lokasi longsor telah ditangani sementara dengan penutupan menggunakan terpal guna mencegah longsoran susulan yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kami tetap mengimbau masyarakat agar waspada, terutama di wilayah rawan longsor, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem,” tambahnya.
Bantuan sosial yang disalurkan Pemprov Sulsel diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi selama masa pemulihan pascabencana.
BPBD Sulsel bersama BPBD Kota Parepare akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lanjutan di lokasi terdampak. (*)











