PALOPO, Linisiar.id – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Palopo menggelar pelatihan peningkatan kapasitas koperasi dan UKM-PK2UKM pada kegiatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian di Aula Dinas Koperasi dan UKM Kota Palopo, Rabu, (17/11/2021).
Mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palopo, Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi, Salahuddin, melaporkan dengan pelatihan ini pelaku usaha mampu membuat pembukuan sendiri agar sistematis dan tertib dalam melakukan pencatatan keuangan.
Diharapkan, katanya, pemasukan, pengeluaran serta keuntungan yang diperoleh dapat terukur dan dan dapat memberi perkembangan yang baik bagi usaha mereka.
Selain itu dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mengenai manajemen keuangan usaha agar tidak tercampur antara keuangan pribadi/keluarga dengan keuangan usaha.
“Serta diharapkan melalui pencatatan keuangan pelaku usaha dapat mengetahui perkembangannya,” katanya.
Kegiatan pelatihan ini diikuti 30 peserta pelaku usaha yang ada di Kota Palopo selama 3 hari mulai tanggal 17-19 November 2021, dengan menghadirkan narasumber dari Konsultan PLUT Sulsel, Dosen Universitas Muhammadiyah Palopo, dan Fasilitator KotaKu.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palopo, Ilham Hamid, mewakili Wali Kota Palopo dalam sambutannya menyampaikan ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap para pelaku usaha untuk memulai usaha dan ingin meningkatkan atau mengembangkan usahanya.
“Pemerintah berupaya menjaga daya tahan, dan mendorong UMKM bangkit kembali dengan berbagai strategi dan upaya agar kegiatan UMKM dapat bertahan dan berkembang di masa pandemi Covid-19,” katanya.
Kegiatan pelatihan dihadiri mewakili Dandim 1403 Sawerigading, serta para pelaku usaha UKM Kota Palopo.












