Mendadak Diganti, Prof Yusran Pasrah

MAKASSAR, Linisiar.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Prof Yusran Jusuf hanya bisa pasrah menanggapi penggantian dirinya. Yusran mengaku legowo jika Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menggantinya.

Terkait itu, Prof Yusran Jusuf angkat bicara perihal pergantian dirinya sebagai Pj Wali Kota Makassar. Ia berpendapat jabatan hanyalah amanah yang bisa beralih kapan saja.

“Hal ini saya menganggap biasa saja, bagi saya tidak ada masalah, lagian itukan hanya amanah dan kapan saja bisa ditarik. Dengan begini, saya bisa punya waktu lebih banyak dengan keluarga,” ungkap Yusran, saat konferensi pers, di Posko Covid-19 Makassar, Kamis 25 Juni 2020.

Terkait dengan penggantian dirinya, Prof Yusran mengatakan hari ini sudah mempersiapkan diri untuk penggantian jabatan. Ia menyebut informasi soal pergantian Pj Wali Kota Makaasar diketahui saat tengah malam.

Lebih lanjut Yusran menjelaskan, pergantian pejabat walikota Makassar akan dilaksakan besok, Jumat 26 Juni 2020.

“Pergantian untuk hari ini batal, jadi rencananya besok pergantian jabatan setelah salat Jumat,” ujarnya.

Usai menjabat sebagai pejabat walikota Makassar dirinya akan berencana kembali kedunia pendidikan.

“Sementara ini saya akan kembali ke kampus,” kata Yusran.

Tak sampai disitu, Yusran juga berpesan kepada calon penggantinya nanti untuk tetap fokus menurunkan penularan covid 19 di Kota Makassar dan mengawal pelaksana Pilkada mendatang.

“Mungkin semua orang pada tahu kalo Makassar ini ibu kota provinsi, persoalan di Makassar juga agak kompleks, jadi sangat diperlukan kemauan mengelolah banyak aspek, dalam satu bulan kami sudah lakukan itu,” jelasnya.

Yusran yang menjabat sebagai Pj Walikota hanya sebulan 12 hari, bakal diganti oleh Prof Rudi Djamaluddin yang saat ini menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sulsel.