Daerah  

Media Workshop BPJS Kesehatan Palopo, Pemateri Bahas Cara Pemerintah Atasi Dampak Pandemi

Suasana pelaksanaan media workshop di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kota Palopo, Kamis (22/10/2020).
Bagikan

PALOPO, Linisiar.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar media workshop dan anugerah lomba karya jurnalistik tahun 2020, Kamis (22/10/2020) pagi.

Workshop ini diikuti sejumlah jurnalis se-Indonesia secara virtual di kota atau daerah masing-masing. Pelatihan ini akan berlangsung dua hari, Kamis (22/10) dan Jumat (23/10) besok.

Di Kota Palopo, peserta media workshop mengikuti pemaparan para narasumber di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kota Palopo, Jl. Andi Mas Jaya, Boting, Kecamatan Wara.

Pada hari pertama, pemateri antara lain Sekretaris Eksekutif KPCPEN, Raden Pardede yang membahas tema “peran jaminan sosial di era pandemi Covid-19.”

Dalam pemaparannya, Raden Pardede mengemukakan, sejak pandemi Covid-19 di Indonesia pada Maret 2020 lalu, efeknya sangat terasa pada semua sektor.

Dampak pandemi Covid-19 sangat terasa, terutama setelah pemerintah di beberapa daerah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Penerapan PSBB membuat aktivitas warga terbatas. Hal ini berdampak pada sektor ekonomi yang melambat dan produktivitas menurun drastis.

Imbas lainnya adalah daya beli masyarakat menurun. Apalagi banyak pekerja “dirumahkan” bahkan kena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Banyaknya warga kehilangan pekerjaan dan penghasilan, jelas memengaruhi daya beli masyarakat.

Raden Pardede menjelaskan, pemerintah sedang berusaha keras mengubah situasi ini menjadi normal kembali.

Caranya, pemerintah menerapkan dua strategi yang dilakukan bersamaan, yakni menyelamatkan hidup dan menyelamatkan kehidupan.

Strategi menyelamatkan hidup artinya normalisasi di bidang kesehatan. Sedangkan menyelamatkan kehidupan, maksudnya terkait pekerjaan atau mata pencaharian warga.

Pada strategi menyelamatkan hidup atau kesehatan, pemerintah terus mendorong masyarakat menaati protokol kesehatan.

Begitu juga upaya mendapatkan obat untuk pasien yang positif Covid-19 dan pencegahan berupa vaksin.

Pada strategi menyelamatkan kehidupan masyarakat, maka pemerintah sudah memberikan beberapa stimulus untuk membantu perekonomian warga.

Antara lain bantuan modal usaha untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). (*)

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *