Kampus  

Mahasiswa KKN Angkatan 77 UIN Alauddin Makassar Sulap UMKM Romangloe Lebih Digital & Berdaya Saing

Bagikan

GOWA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 77 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menunjukkan peran aktifnya dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa.

Bertempat di Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, para mahasiswa meluncurkan program pemberdayaan UMKM yang berfokus pada pengadaan QRIS dan rebranding produk.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal agar tidak kalah saing di era digital.

Dari Observasi Menuju Implementasi Nyata

​Program ini diawali dengan pendekatan yang cermat. Sejak 5 hingga 7 Agustus 2025, tim KKN melakukan observasi mendalam untuk memahami kebutuhan spesifik para pelaku UMKM di Desa Romangloe.

Data yang terkumpul menjadi dasar untuk merancang solusi yang benar-benar efektif, mulai dari desain rebranding yang menarik hingga implementasi QRIS yang mudah digunakan.

Puncak dari kegiatan ini adalah pada 12 Agustus, saat tim KKN secara simbolis menyerahkan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan materi rebranding berupa spanduk kepada para pelaku UMKM yang telah terdaftar.

Langkah ini menandai dimulainya era baru bagi bisnis-bisnis kecil di desa tersebut, yaitu era pembayaran nontunai dan citra produk yang lebih profesional.

Dampak Positif dan Respons Pelaku UMKM

​Setelah penyerahan, tim KKN tetap aktif memantau progres hingga 26 Agustus.

Hasilnya sangat menggembirakan. Para pelaku UMKM menunjukkan respons positif dan mulai terbiasa menggunakan metode pembayaran digital.

Rebranding yang diberikan juga membantu mereka dalam menyajikan informasi produk yang lebih jelas dan menarik bagi konsumen.

Salah satu pelaku UMKM, Mustafa Dg. Tayang, mengungkapkan kepuasannya.

“Dengan adanya rebranding ini, dapat memberikan informasi kepada konsumen tentang barang apa saja yang saya jual,” ujarnya.

​Program KKN ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menciptakan dampak nyata dan berkelanjutan.

Dengan inovasi digital yang tepat sasaran, UMKM di Desa Romangloe kini selangkah lebih maju, siap bersaing dan berkembang di pasar yang semakin modern.

 

```