Jumat, Mei 27, 2022

Longsor di Ruas Sabbang-Rongkong, Indah: Akses Harus Tetap Dibuka

Populer

LUWU UTARA, LINISIAR.ID – Bupati Lutra Indah Putri Indriani mengatakan akan ada solusi jangka panjang untuk mengatasi longsor di ruas Sabbang-Rongkong. Jalur ini akan ditangani bersama Pemprov Sulsel.

UPT Wilayah I Palopo PUTR Sulsel S Muslimin mengatakan, pihaknya siap melakukan percepatan. Sedapat mungkin memberi prioritas pada tahap pelebaran terlebih dulu.

“Alat beratnya akan tetap terus di sini sampai semuanya kembali normal. Mudah-mudahan bisa secepatnya selesai karena ini salah satu akses penting,” jelasnya.

Disebutkan Muslimin, sejak 8 Mei akses sudah bisa dibuka untuk roda empat. Meski setiap malam masih terjadi longsor.

Ia mengatakan jalur ini tetap dibuka agar masyarakat bisa lewat sambil menunggu arahan teknis PUTR.

Bupati Lutra Indah Putri Indriani mengungkapkan, beberapa hari terakhir sudah ada penanganan konkret di lapangan. Pihaknya mengapresiasi koordinasi yang cukup efektif hingga jalur bisa dibuka lebih cepat.

“Yang paling penting saat ini adalah bagaimana memastikan akses ini terbuka sehingga masyarakat kita yang beraktivitas menuju dan dari Kecamatan Rongkong dan Kecamatan Seko tidak terganggu. Tentu kita berharap nanti akan ada penanganan secara permanen karena ini baru tanggap darurat sebagaimana disampaikan tadi bahwa permanennya itu akan didesign dengan sebaik-baiknya oleh rekan rekan di PUPR provinsi,” papar Indah.

Selanjutnya pemerintah daerah meminta kepada warga khususnya di Kecamatan Rongkong kemudian Sabbang dan Kecamatan Masamba wilayah pegunungan untuk mengantisipasi pergerakan tanah. Kata Indah, dalam peta kerawanan bencana yang dikeluarkan oleh BNPB, wilayah itu termasuk dengan tingkat pergerakan tanah yang sangat tinggi.

“Oleh karena itu untuk kiranya dapat diimbau dari pemerintah kecamatan sudah diinstruksikan untuk SKPD teknis dan pemerintah kecamatan dan desa untuk menyampaikan kepada masyarakat untuk mengontrol pembukaan lahan. Bukan melarang tapi mengontrol pembukaan lahan,” terang dia.

Indah menjelaskan, ke depan akan ada aktivitas penanaman pohon jenis komoditi yang dapat mendukung ketahanan lahan. Khususnya untuk permukiman yang sudah terjadi keretakan agar diantisipasi.

“Karena jika sudah ada retakan berpotensi terjadi longsor apalagi kalau pergerakan tanah semakin masif karena semakin tingginya aktivitas lalu lintas roda dua maupun roda empat itu menyebabkan adanya vibrasi. Kemudian curah hujan yang tinggi belum lagi kalau terjadi gempa gempa kecil karena kita ini dikelilingi oleh caesar aktif,” jelas Indah. (*)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLANspot_img

Berita Terbaru