Lembaga Riset: Persepsi Pemilih Belum Bergeser, Husler-Budiman Masih Teratas

LUTIM, Linisiar.id – Belum ada pergeseran persepsi yang berarti dalam peta pilihan pemilih menjelang Pilkada Luwu Timur (Lutim) 2020, 9 Desember mendatang.  

Kondisi itu yang menjadi penilaian dari dua lembaga riset, yaitu Indo Riset Celebes (IRC) dan Nurani Strategic.

Manajer Lapangan IRC, Imran Mahmud menjelaskan, pergeseran posisi persepsi dimungkinkan tidak terjadi, karena tak ada pergerakan luar biasa yang dilakukan kedua pasangan calon (paslon) untuk memengaruhi pilihan pemilih.

“Perubahan secara drastis hanya bisa terjadi jika ada pergerakan luar biasa salah satu diantaranya. Maka, posisi Husler-Budiman masih tetap di atas. Dari dulu posisinya memang seperti itu,” kata Imran Mahmud di Makassar, Rabu (7/10/2020).

Pilkada Lutim 2020 diikuti dua pasangan calon, Muh Thorig Husler-Budiman dan Irwan Bachri Syam (Ibas)-Andi Rio Patiwiri Hatta.

Menurut Imran Mahmud, pasangan Husler-Budiman  mendapat perlawanan di empat kecamatan yakni Wasuponda, Angkona, Nuha, dan Malili.

Selebihnya pada 10 kecamatan lainnya, masih di bawah kendali pasangan Husler-Budiman.

Peneliti dari Nurani Strategic, M. Jufri, mengemukakan hal senada. Dikonfirmasi Rabu hari ini, ia menyatakan, perubahan posisi tak terjadi karena belum ada pengungkit yang bisa membuat kenaikan dukungan menjadi signifikan.

“Semua masih sama. Persepsi mayoritas pemilih masih berpihak ke Husler-Budiman,” tambah mantan Ketua KPU Sidrap ini.

Jufri menyebutkan, hanya di Kecamatan Wasuponda dan Angkona pasangan Husler-Budiman mendapat perlawanan keras. (*)