Berita  

Lekopancing Kering, Suplai Air 9 Kecamatan di Makassar Terhenti

Bagikan

MAKASSAR, Linisiar.id – Bendungan Lekopancing di Kabupaten Maros mengering akibat kemarau berkepanjangan, sehingga tidak bisa menyalurkan kebutuhan air ke Kota Makassar.

Padahal Instalasi Pengolahan Air (IPA) di daerah tersebut, menyuplai air baku untuk PDAM Makassar untuk diolah menjadi air bersih dan disalurkan ke sembilan kecamatan.

Kecamatan terdampak kekeringan Lekopancing tersebut yakni, Tallo, Ujung Tanah, Wajo, Bontoala, Tamalanrea, Biringkanayya, Makassar, Panakukan dan Manggala.

Kekeringan sudah berlangsung satu bulan, dan menurut Direktur Teknik PDAM Makassar Kartia Bado, kondisi ini sangat menyulitkan.

Dia menyebutkan, air baku saat ini diambil dari terusan Sungai Tello yang ada di Moncongloe, Maros. Karena menggunakan air terusan Sungai Tello itu, PDAM sering mendapat masalah.

Salah satunya adalah siklus dua mingguan air laut pasang yang membuat pelayanan belum bisa maksimal.

Dalam kondisi air laut masuk ke sungai, kadar Cl (klorida) airnya disebutkan sangat tinggi, melebihi ambang batas maksimal yang dipersyaratkan untuk diproduksi menjadi air bersih.

“Jumat 20 September lalu kadarnya mencapai 600 mg padahal maksimalnya 250 mg saja,” katanya.

Akibatnya, tambah Kartia, air bersih susah diproduksi karena berasa asin sehingga pompa dihentikan sementara operasionalnya.

“Biasanya berlangsung 3-5 hari setelah itu surut lagi dan baru bisa dipakai,” katanya.

Untuk itu, PDAM pun memohon maaf atas ketidaknyamanan ini karena di luar kendali manusia.

Ia berharap kondisi ini cepat berakhir agar pelayanan dapat terus berlanjut secara normal. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *