Rabu, Desember 8, 2021

KPPI Dorong Kaum Perempuan Tingkatkan Kapasitas Hadapi Pemilu 2024

Populer

MAKASSAR, LINISIAR.ID – Kauskus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Sulsel menggelar rapat kerja (raker) di Hotel Pessona, Selasa (23/11). Hadir seluruh perwakilan tokoh perempuan baik dari partai politik maupun non pemerintahan.

Tema yang diusung yakni Penguatan Kelembagaan KPPI untuk Meningkatkan Keterwakilan Perempuan pada Pemilu 2024. Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika membuka raker KPPI Sulsel.

Ketua KPPI Sulsel, Andi Rachmatika Dewi menyampaikan, raker yang dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi dengan pengurus KPPI Sulsel. Ia mendorong perempuan untuk meningkatkan kapasitas dalam rangka menghadapi pemilu 2024.

“Jadi, hasil raker ini akan melahirkan rekomendasi untuk menjadi acuan dalam menghadapi pemilu,” jelas Cicu—sapaan akrabnya, Selasa (23/11).

Cicu menjelaskan, Sulsel memiliki potensi perempuan yang luar biasa sehingga penguatan ini tidak hanya pada pegelaran eksternal tetapi ada regenerasi untuk memimpin KPPI Sulsel.

“Tradisi di KPPI inikan musyawarah. Kita mencari siapa yang terbaik memimpin,” katanya.

Tugas perempuan politik semakin berat dengan adanya pandemi. Efeknya, kata Cicu, bisa dilihat pada pemilu 2024 mendatang. Banyak metode yang harus disesuaikan dengan kondisi. Bahkan, kesiapannya harus dimulai dari sekarang.

“Harus ada cara lain menghadapi tantangan di tahun pemilu mendatang mulai dari gaya kampanye,” paparnya.

Menurut Legislator Sulsel ini, KPPI ini tidak hanya pada kuantitas tetapi kualitas dari perempuan politik. Itu, tugas untuk meningkatkan kemampuan para perempuan politik.

“Olehnya, kita membutuhkan sinergitas dengan dinas yang berkaitan dengan perempuan. Misalnya peningkatan kapasitas building,” ucapnya.

“Tapi, kita di KPPI belum mendapat hibah dari pemprov sehingga pengelolaan ini berasal dari swadaya. Namun, itu tidak mengurangi KPPI berbuat,” tambahnya.

Terpisah, Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika menyampaikan, perempuan di Sulsel harus diberikan dukungan termasuk dari sisi anggaran. Dirinya bahkan memberi atensi khusus ke Pemprov Sulsel agar tidak mengurangi anggaran Dinas Perempuan dan Anak Sulsel.

“Satuji dinas yang ada perempuannya, yakni Dinas Perempuan dan Anak. Jadi, dengan adanya dinas tersebut bisa melakukan komunikasi dengan KPPI,” ucap Andi Ina Kartika.

Kata dia, dirinya bangga dan terima kasih atas dukungan semua pihak termasuk keterlibatan perempuan dalam politik. Berdasarkan sejarah, Andi Ina Kartika merupakan satu-satunya perempuan yang menjadi ketua DPRD Sulsel.

“Saya ini cerminan perempuan sulsel dan rakyat sulsel. Kita harap kedepan perempuan politik harus bergerak dan tambah dalam kontestasi politik,” tukasnya.

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLANspot_img

Berita Terbaru