Konsultasi Publik II Bahas Rencana Tata Ruang Kecamatan Wara Utara dan Bara

PALOPO, Linisiar.id – Sekretaris Daerah Kota Palopo, Drs. Firmanza, DP, SH. M.Si., yang mewakili walikota, membuka konsultasi publik II sebagai tahapan pelaksanaan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Bagian Wilayah Perencanaan (BWP) Prioritas Pengembangan Ekonomi Kota Palopo dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RDTR BWP Prioritas Pengembangan Ekonomi Kota Palopo yang meliputi Kecamatan Wara Utara dan Kecamatan Bara.

Konsultasi publik yang digelar Dinas PUPR Palopo bersama Direktorat Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional itu berlangsung di Ruang Pola Kantor Walikota Palopo, Rabu (4/11/2020).

Walikota melalui Sekda Palopo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional yang telah melaksanakan konsultasi publik bersama Pemerintah Kota Palopo.

Menurut walikota, konsultasi publik yang diselenggarakan ini termasuk dalam sub sistem dari Aspek Perencanaan Tata Ruang.

“Ini untuk delineasi (menguraikan) bagian wilayah perencanaan Kecamatan Wara Utara dan Kecamatan Bara. Juga sebagai instrumen operasionalisasi dan tindak lanjut dari planning RDTR Wilayah Kota Palopo,” kata sekda.

Sekda menambahkan, pelaksanaan konsultasi publik II ini dalam rangka pembahasan Dokumen Rencana Detail Tata Ruang (RDTL). Dimana RDTR sudah menjadi kebutuhan setiap wilayah di Indonesia.

“Tujuan diadakannya penyusunan RDTR untuk  membangun wilayah yang memperhatikan keterkaitan kegiatan antara kawasan fungsional, agar tercipta lingkungan yang harmonis antara kegiatan utama dan kegiatan penunjang dalam kawasan fungsional wilayah Kecamatan Wara Utara dan Kecamatan Bara di Kota Palopo,” jelasnya.

Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II, Direktorat Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Dr. Eko Budi Kurniawan, dalam sambutan pengantarnya yang disampaikan secara virtual mengatakan, Palopo masuk salah satu dari 52 kota yang diprioritaskan Rencana Tata Ruang Wilayah atau RTRW-nya.

Menurut Eko Budi Kurniawan, tujuan konsultasi publik ini  untuk mencapai beberapa hal, seperti mendapatkan masukan terkait rencana struktur ruang, pola ruang, indikasi program, dan peraturan zonasi.

“Konsultasi publik ini juga membahas rekomendasi perbaikan Kebijakan, Rencana dan Program (KRP) serta integrasi hasil penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Dimana KLHS ini mengantisipasi kemungkinan dampak negatif dari KRP terhadap lingkungan hidup,” jelasnya.

Hadir Asisten III Setda Kota Palopo, Plt. Kadis PUPR Kota Palopo, Arianto, Kapolsek Wara Utara, sejumlah utusan/perwakilan perangkat daerah terkait, Camat Wara Utara, dan Camat Bara.

Hadir pula para lurah di wilayah Kecamatan Wara Utara dan Kecamatan Bara. (*)